Kumparan Logo

Eks Presiden Cilegon United Menangis Cerita Timnya Dilepas ke Raffi Ahmad

kumparanBOLAverified-green

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Logo Cilegon United FC. Foto: Instagram/@cilegonunitedfc.official
zoom-in-whitePerbesar
Logo Cilegon United FC. Foto: Instagram/@cilegonunitedfc.official

Mantan presiden klub Cilegon United (CU), Yudy Apriyanto, mengaku berat saat melepas klub yang sudah bertahun-tahun dibinanya tersebut kepada selebritis Raffi Ahmad.

Bahkan di hadapan awak media, Yudy tampak tak kuasa menahan isak tangisnya. Menurutnya, melepas Cilegon United merupakan salah satu pilihan terberat dalam hidup.

Namun diakui, hal itu merupakan pilihan realistis untuk tetap menghidupi harapan klub di tengah krisis finansial yang melanda. Terlebih pasca-kasus korupsi yang menjerat mantan Wali Kota Cilegon, TB Iman Ariyadi pada tahun 2018.

"Berat menghidupkan tim Liga 2 ini. Saya tidak menyalahkan siapa-siapa. Tapi ini hal realistis yang harus saya jalankan. Tidak pandemi saja sponsor berat [didapat], apalagi di masa pandemi," kata Yudy sambil terisak-isak saat konferensi pers di salah satu hotel di Kota Cilegon, Kamis (1/4/2021).

instagram embed

Meski saat ini dirinya didapuk sebagai Dewan Pengarah dalam tim usai diakuisisi oleh Raffi Ahmad, tetapi dirinya tidak bisa menjamin nama Cilegon akan tetap nempel di bawah naungan sang pemegang saham terbesar, yakni Raffi Ahmad.

Sebagai informasi, kini di bawah naungan sang pemilik baru, nama Cilegon United berganti menjadi Rans Cilegon FC.

"Nama Cilegon masih tersemat di klub, tapi tak menjamin akan terus dipakai. Karena semua itu ada di kebijakan pemegang saham terbesar," ujarnya.

Adapun, dalam proses akuisisi, Raffi Ahmad tidaklah sendirian. Ia didampingi sosok pengusaha muda yang berkecimpung di industri bisnis mobil mewah bernama Rudy Salim.

Keduanya turut menjadi bagian dalam komposisi kepemilikan saham klub Rans Cilegon FC.

---

embed from external kumparan