Kumparan Logo

Erik ten Hag Bikin 5 Peraturan Tegas yang Wajib Dipatuhi Pemain MU, Apa Saja?

kumparanBOLAverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pelatih Ajax, Erik ten Hag. Foto: Reuters/Stringer
zoom-in-whitePerbesar
Pelatih Ajax, Erik ten Hag. Foto: Reuters/Stringer

Erik ten Hag baru-baru ini meluncurkan sebuah gebrakan. Juru taktik asal Belanda itu dilaporkan membuat lima peraturan anyar yang wajib dipatuhi setiap pemain Manchester United (MU).

Lima peraturan tersebut dibuat Ten Hag bukan tanpa alasan. Pria berusia 52 tahun itu disinyalir membuat peraturan berdasarkan apa yang ia lihat dalam kurun waktu satu minggu terakhir.

"Erik ten Hag tak ingin mengulangi kesalahan serupa seperti yang dilakukan pendahulunya. Oleh karena itu, sejak memimpin latihan perdana 'Setan Merah' pada Senin (27/6), Ten Hag mulai menganalisa perihal kekurangan yang ada di tubuh tim," tulis laporan Marca.

Pelatih Ajax, Erik Ten Hag. Foto: Reuters/Matthew Childs

"Berdasarkan analisis yang dilakukan, Ten Hag menilai ada banyak faktor yang menyebabkan kemunduran MU beberapa musim terakhir. Salah satunya adalah kurang dekatnya jalinan pertemanan antar pemain."

"Sehingga, Ten Hag memutuskan untuk menghidupkan salah satu tradisi yang telah lama hilang di tubuh MU, yakni makan bersama. Tradisi yang terakhir kali dilakukan di era Sir Alex Ferguson itu akan menjadi salah satu dari lima peraturan yang wajib dilakukan para pemain MU," lanjut laporan yang sama.

Pelatih Ajax Amsterdam, Erik ten Hag, di laga melawan Tottenham Hotspur. Foto: Reuters/Andrew Couldridge

Lantas, apa saja lima peraturan yang dibuat Erik ten Hag usai meninjau latihan 'Setan Merah' selama satu pekan terakhir? Dikutip dari Marca, berikut kumparan sajikan rinciannya.

  1. Ten Hag tidak mentolerir umpan ke samping dan ke belakang saat sesi latihan. Setiap pemain yang kedapatan melanggar akan langsung diganti dengan pemain lain.

  2. Setiap pemain harus memiliki fisik yang lebih bugar dan selalu menebarkan rasa optimisme yang tinggi agar kejadian buruk di musim lalu tak berulang.

  3. Selama berada di ruang ganti, tak boleh ada pemain yang berkelompok. Kemudian, setiap pemain diwajibkan makan bersama sesaat setelah selesai melakoni latihan.

  4. Tak ada junior dan senior. Bila pemain junior memiliki etos kerja dan perkembangan yang lebih signifikan, maka pemain senior dapat disingkirkan dan diganti dengan pemain junior saat waktu pertandingan.

  5. Pemilihan starting line up dilakukan sepenuhnya berdasarkan performa latihan. Jadi, tidak ada pemain yang diistimewakan dan semua pemain berhak mendapat kesempatan yang sama. Sehingga, seluruh pemain mau tak mau harus menunjukkan kemampuan terbaiknya saat latihan.