Kumparan Logo

Gattuso Lebih Suka Suso Jadi Pelayan ketimbang Pencetak Gol

kumparanBOLAverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Tembakan Suso ketika AC Milan melawat ke kandang Sassuolo. (Foto: Massimo Pinca/Reuters)
zoom-in-whitePerbesar
Tembakan Suso ketika AC Milan melawat ke kandang Sassuolo. (Foto: Massimo Pinca/Reuters)

Pertandingan Sassuolo vs AC Milan, Senin (1/10/2018) dini hari WIB, menjadi momentum penting untuk Suso. Dia mengakhiri puasa gol dalam 19 laga Serie A sejak Februari lalu.

Dua gol Suso bersarang ke gawang Andrea Consigli dalam laga pekan ketujuh tersebut. Ditambah lesakan dari Franck Kessie plus Samu Castiellejo serta cuma dibalas oleh Sassuolo lewat Filip Djuricic, Milan pun menutup laga ini dengan kemenangan 4-1.

Sebuah pembuktian pula bagi Milan karena mereka ternyata bisa tampil tajam tanpa sosok striker murni. Ya, I Rossoneri memang mengalami krisis lini depan karena Gonzalo Higuain cedera, sedangkan Patrick Cutrone dan Fabio Borini kurang fit. Masalah tersebut jadi tak terasa karena kontribusi Suso.

Meski demikian, pelatih Gennaro Gattuso ternyata menginginkan peran berbeda dari sosok Suso. Pemain Spanyol ini diminta untuk lebih menonjolkan jiwa pelayannya karena lakon pencetak gol bakal diemban oleh Higuain ketika kembali merumput kelak.

Para pemain AC Milan merayakan gol Suso ke gawang Sassuolo. (Foto: Albergo Lingria/Reuters)
zoom-in-whitePerbesar
Para pemain AC Milan merayakan gol Suso ke gawang Sassuolo. (Foto: Albergo Lingria/Reuters)

"Demi proses perkembangan dirinya, Suso harus lebih mengenal Higuain dan memberikan pelayanan seperti assist ketika melawan Atalanta pekan lalu," tutur Gattuso kepada Sky Sport Italia.

"Jika bisa mengurangi pergerakan menusuk ke kotak, Suso bisa seperti Lorenzo Insigne di Napoli. Dia memang bisa mencetak gol karena itulah bakatnya, tetapi terpendam bakat mengkreasikan peluang untuk pemain lain macam Higuain," kata sang juru taktik menambahkan.

Pelatih Milan, Gennaro Gattuso. (Foto: AFP/Gabriel Bouys)
zoom-in-whitePerbesar
Pelatih Milan, Gennaro Gattuso. (Foto: AFP/Gabriel Bouys)

Masukan Gattuso tak cuma dialamatkan untuk Suso, tetapi juga para pemain bertahan Milan. Meskipun meraih kemenangan, I Rossoneri memang masih menunjukkan titik lemah menyoal aspek defensif. Satu gol Sassuolo membuat mereka tak pernah membukukan clean sheet sejauh Serie A 2018/19 bergulir.

Menurut Gattuso, rapor minor pertahanan Milan bukan kesalahan para bek semata. Secara kolektif, pemain-pemain lainnya dianggap kurang aktif untuk turun ke bawah ketika tim diserang.

"Ada masalah bagaimana melindungi pertahanan dan kami bertahan terlalu dalam. Kami juga tidak menekan lawan di area yang tepat, sekadar menunggu di kedalaman. Terlihat empat atau lima umpan terobosan Sassuolo membahayakan kami. Inilah yang harus diperbaiki," ucap Gattuso.