Kumparan Logo

Gerald Vanenburg usai Timnas U-23 Ditahan Malaysia: Laga yang Sulit

kumparanBOLAverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pelatih Timnas U-23 Gerald Vanenburg menyiapkan perlengkapan latihan untuk Timnas Indonesia U-23 jelang Piala AFF di Lapangan Madya, GBK, Jakarta, Senin (14/7/2025). Foto: Muhammad Adimaja/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Pelatih Timnas U-23 Gerald Vanenburg menyiapkan perlengkapan latihan untuk Timnas Indonesia U-23 jelang Piala AFF di Lapangan Madya, GBK, Jakarta, Senin (14/7/2025). Foto: Muhammad Adimaja/ANTARA FOTO

Timnas U-23 Indonesia gagal menang saat melawan Malaysia di matchday terakhir Grup A ASEAN U-23 Mandiri Cup 2025. Bermain di Stadion GBK, Senin (21/7) malam WIB, kedua tim mengakhiri laga dengan skor 0-0.

Pelatih Timnas U-23, Gerald Vanenburg, mengakui laga melawan Malaysia sangat sulit. Pelatih asal Belanda itu juga menyoroti tumpulnya lini serang Timnas U-23.

“Saya pikir ini laga yang paling sulit. Pemain sudah bekerja sangat keras. Kami sudah mencoba segalanya dan mendapatkan peluang bagus tetapi gagal membuat gol,” tutur Vanenburg usai laga.

Pemain Timnas U-23 Indonesia Jens Raven berebut bola dengan pemain Timnas U-23 Malaysia Muhammad Shafizan pada pertandingan Grup A Piala AFF U-23 2025 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Senin (21/7/2025). Foto: Syawal Darisman/kumparan

“Saya pikir para pemain sudah melakukan segalanya. Kami punya masalah dengan bermain jeda tiga hari. Dan saya pikir kami melakukan pekerjaan dengan baik,” tambahnya.

Hasil imbang membuat Indonesia jadi juara Grup A dengan tujuh poin. Sementara, Malaysia tersingkir usai hanya ada di posisi ketiga dengan empat poin.