Hacker Dihadiahi Jersi Bayern Muenchen Sebagai Ucapan Terima Kasih

23 September 2022 11:23 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Selebrasi pemain Bayern Muenchen usai mencetak gol ke gawang FC Barcelona pada pertandingan lanjutan Grup C Liga Champions di Allianz Arena, Munich, Jerman. Foto: Lukas Barth/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Selebrasi pemain Bayern Muenchen usai mencetak gol ke gawang FC Barcelona pada pertandingan lanjutan Grup C Liga Champions di Allianz Arena, Munich, Jerman. Foto: Lukas Barth/REUTERS
ADVERTISEMENT
Nasib mujur didapat seorang hacker bernama Daniel “Ghost” Martins. Ia mendapat hadiah dari Bayern Muenchen berupa jersi bertanda tangan Thomas Mueller. Lantas, mengapa sang hacker bisa mendapat hadiah dari Die Roten?
ADVERTISEMENT
Diwartakan The Sun, Martins mendapat hadiah tersebut sebagai bentuk terima kasih klub atas tindakannya. Jadi, Martins menemukan kelemahan keamanan di situs web Bayern dan langsung melaporkannya ke pihak klub.
Martins bercerita bahwa awalnya pihak klub tidak menggubris laporan yang ia kirimkan. Namun, ada seorang jurnalis yang membantunya menghubungi pihak Bayern. Alhasil, laporan Martins diterima Bayern dan masalah keamanan di web tersebut segera diperbaiki oleh pihak klub.
"Begitu saya menemukan kesalahan, segera, saat fajar, saya membuat laporan dan mengirimkannya kepada mereka. Mereka butuh beberapa saat untuk memperbaiki dan bahkan tidak menanggapi saya pada awalnya," kata Martins, dikutip dari The Sun.
"Tetapi seorang jurnalis dari Globo (Daniel Mundim) melihat fakta ini dan membantu saya menghubungi mereka. Berhasil," imbuhnya.
ADVERTISEMENT
"Mereka mengoreksinya, dan sebagai cara berterima kasih kepada saya, mereka mengirimkan saya jersi yang ditandatangani oleh idola terbesar klub, Thomas Mueller," beber pria berusia 24 tahun ini.
Thomas Mueller (kiri) merayakan gol bersama Joshua Kimmich. Foto: AFP/Odd Andersen
Daniel Martins mengaku bahwa dia meretas web Bayern murni untuk melihat apakah bisa membantu pihak klub.
"Karena ini adalah tim yang sangat saya kagumi dan karena saya melakukan apa yang saya lakukan [meretas], saya memutuskan untuk menjelajahi situs tersebut untuk membantu tim," ungkap Martins.
"Saya menjelajahi, dan menemukan kerentanan jenis ‘Information Disclosure’, yang secara kasar adalah semacam kebocoran informasi karena konfigurasi yang buruk," pungkasnya.