Kumparan Logo

Hendri Susilo Tetap Merendah Usai Malut Tekuk Dewa United: Saya Pelatih Kampung

kumparanBOLAverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Hendri Susilo, pelatih Malut United. Foto: Instagram @malutunitedfc
zoom-in-whitePerbesar
Hendri Susilo, pelatih Malut United. Foto: Instagram @malutunitedfc

Malut United menaklukkan Dewa United di pekan pertama Super League 2025/26 di Banten International Stadium, Serang, pada Sabtu (9/8) malam WIB. Kemenangan 3-1 yang diraih Malut United tidak membuat sang pelatih, Hendri Susilo, menjadi jemawa.

Menurutnya, kemenangan ini lahir berkat kualitas dan kerja sama tim yang baik. Pelatih yang musim lalu sempat melatih Semen Padang ini juga menyoroti kekurangan timnya yang masih harus diperbaiki.

"Kami masih banyak kesalahan yang harus diperbaiki, baik individu, chemistry, maupun pemahaman taktikal. Tapi hasil ini modal bagus untuk ke depan,” ujar Hendri usai laga dikutip dari Antara.

"Saya ini pelatih kampung, mungkin rezekinya yang baik. Kunci sukses kami itu kebersamaan. Keharmonisan pemain, pelatih, dan owner, baik di ruang ganti maupun di lapangan, itu yang kita jaga,” tambahnya.

Pertandingan Dewa United vs Malut United di Super League. Foto: Dok. Malut United

Terkait kunci kemenangan, Hendri Susilo menyebut transisi serangan balik cepat merupakan strategi yang dipilih untuk meredam permainan bola-bola pendek dari Dewa United. Terbukti, pergerakan cepat Yakob Sayuri di sektor kiri dan Ciro Alves di sektor kanan menjadi senjata mematikan bagi lini pertahanan Dewa United.

"Saya buka, memang kita tahu Dewa tim bagus, kita sudah pelajari sama pemain, jangan sampai Dewa masuk dari tengah, karena kalau Dewa masuk dari tengah ya selesai. Makanya setiap serangan-serangan Dewa kita dia ke wings play, dari situ kita rebut, kita attacking dan itu dua kali sukses banget, dan berhasil, itu resepnya," kata Hendri Susilo.

Hendri Susilo juga tampak tidak terlalu aktif berdiri memberi instruksi di pinggir lapangan sepanjang laga. Namun, ia mengaku tetap mengendalikan jalannya pertandingan dari bangku cadangan.

“Saya kan sudah tua, Mas. Jadi biar yang muda-muda saja di depan. Walaupun semuanya saya kendalikan,” kata pelatih berusia 59 tahun tersebut.

Laga kedua Super League 2025/26 akan digelar pekan depan. Malut United akan menjamu Bali United di Stadion Gelora Kie Raha pada 15 Agustus.