Kumparan Logo

Imbas Virus Corona, Liga Argentina Tiadakan Degradasi Selama Dua Musim

kumparanBOLAverified-green

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Suasana pertandingan Boca Juniors di Estadio Alberto J. Armando alias La Bombonera. Foto: AFP/Luis Failla
zoom-in-whitePerbesar
Suasana pertandingan Boca Juniors di Estadio Alberto J. Armando alias La Bombonera. Foto: AFP/Luis Failla

Federasi Sepak Bola Argentina (AFA) memutuskan untuk menghentikan semua aktivitas sepak bola di 2020 ini akibat pandemi virus corona. Belum sampai di situ. AFA juga memutuskan untuk meniadakan degradasi di Liga Argentina selama dua musim ke depan.

Keputusan tersebut disampaikan oleh Presiden AFA, Claudio Tapia, pada Senin (27/4/2020) waktu setempat. Menurut Tapia, keputusan itu akan disahkan pada Selasa (28/4) waktu setempat.

“Semua kompetisi di musim ini akan dihentikan. Keputusan ini akan disahkan oleh komite eksekutif pada Selasa (28/4). Kami hanya akan kembali ke lapangan ketika sudah ada lampu hijau dari petugas kesehatan,” kata Tapia kepada TNT Sports, dikutip dari Football Italia.

Virus corona memang masih mewabah di Argentina. Per Worldometers.info, total pengidap COVID-19 di Argentina mencapai 3.892 jiwa dengan korban mencapai 192 orang.

embed from external kumparan

Sementara, menurut laporan Sky Sports, Argentina memperpanjang masa lockdown nasional sampai 10 Mei mendatang pada Sabtu (25/4) waktu setempat.

Primera Division—level teratas Liga Argentina—2019/2020 sejatinya sudah selesai pada awal Maret lalu. Boca Juniors menjadi juara setelah secara dramatis menyalip River Plate di pekan terakhir.

Namun, masih ada kompetisi sepak bola yang bergulir di Argentina, yaitu Copa Superliga 2020. Kompetisi yang diikuti oleh 24 tim anggota Primera Division itu bergulir pada 13 Maret lalu dan akan selesai pada 31 Mei mendatang.

Ada beberapa tim yang sudah bertanding sampai akhirnya Copa Superliga 2020 ditangguhkan pada 17 Maret lalu. Nah, Copa Superliga 2020 itulah yang dibatalkan oleh AFA.

River Plate vs Boca Juniors. Foto: REUTERS/Javier Barbancho

Nah, bagian menariknya ada di sini. AFA memutuskan untuk meniadakan degradasi selama dua musim, yaitu 2019/2020 dan 2020/2021. Penghapusan tersebut mungkin didasari dengan fakta bahwa degradasi di Liga Argentina ditentukan lewat rata-rata poin yang didapatkan dalam tiga musim terakhir.

Dengan kata lain, tiga tim yang terdegradasi bukanlah tiga tim dengan yang menempati tiga posisi terbawah, tetapi tiga tim yang mencatatkan rata-rata poin terendah dalam tiga musim terakhir.

Semakin menarik lagi, AFA memutuskan bahwa promosi tetap akan terjadi. Dengan begitu, Primera Division akan bertambah pesertanya menjadi 26 tim pada 2020/2021 dan 28 pada 2021/2022.

***

Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona

Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.