Kumparan Logo

Ini Cara Gianluigi Donnarumma Bikin Pemain Italia Pede saat Adu Penalti

kumparanBOLAverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Detik-detik Gianluigi Donnarumma gagal cegah gol Luka Modric di situasi open play saat Kroasia vs Italia dalam laga terakhir Grup B Piala Eropa 2024 di Leipzig Stadium, Jerman, pada Selasa (25/6) dini hari WIB. Foto: REUTERS/Lisi Niesner
zoom-in-whitePerbesar
Detik-detik Gianluigi Donnarumma gagal cegah gol Luka Modric di situasi open play saat Kroasia vs Italia dalam laga terakhir Grup B Piala Eropa 2024 di Leipzig Stadium, Jerman, pada Selasa (25/6) dini hari WIB. Foto: REUTERS/Lisi Niesner

Gianluigi Donnarumma punya cara bangkitkan percaya diri pemain Italia di babak adu penalti. Italia akan bertemu Swiss di babak 16 besar Piala Eropa, Sabtu (29/6) malam WIB.

Besar kemungkinan laga tersebut akan berakhir dengan adu penalti. Sebab, jika laga berakhir imbang di 90 menit plus extra time, laga akan berlanjut ke adu penalti.

Nah, Donnarumma punya cara agar pemain Italia pede hadapi adu penalti. Italia punya memori baik dalam adu penalti. Pasalnya, saat mereka juara Piala Dunia 2006 dan Piala Eropa 2020 ditentukan melalui adu penalti.

“Saya membiarkan mereka semua membuat gol saat latihan adu penalti. Itu bisa membangun kepercayaan diri para pemain,” ucap Donnarumma dikutip Reuters.

“Kami membutuhkan semua pemain karena seseorang bisa saja diganti saat pertandingan. Jadi, semuanya kemungkinan mengambil penalti dan kami sudah siap,” tambahnya.

Gianluigi Donnarumma tepis sepakan penalti Luka Modric saat Kroasia vs Italia dalam laga terakhir Grup B Piala Eropa 2024 di Leipzig Stadium, Jerman, pada Selasa (25/6) dini hari WIB. Foto: REUTERS/Annegret Hilse

Italia tak tampil impresif pada babak grup. Cuma satu kemenangan dan dua imbang yang didapatkan armada Luciano Spalletti sejauh ini.

Tak cuma itu, Italia juga tidak subur dalam ajang Piala Eropa 2024. Dari 10 kesempatan mengarah ke gawang, cuma tiga gol yang bisa dibuat Italia.

Melawan Swiss, mampukah Italia memperbaiki kinerja lini serangnya agar laga tak selesai dengan adu penalti?