Kumparan Logo

Ini Makna Kedipan Ronaldo Usai Rooney Dikartu Merah pada Piala Dunia 2006

kumparanBOLAverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Wayne Rooney diusir wasit di perempat final Piala Dunia 2006, disaksikan Rio Ferdinand dan Cristiano Ronaldo. Foto: AFP/Adrian Dennis
zoom-in-whitePerbesar
Wayne Rooney diusir wasit di perempat final Piala Dunia 2006, disaksikan Rio Ferdinand dan Cristiano Ronaldo. Foto: AFP/Adrian Dennis

Sir Alex Ferguson buka suara soal makna kedipan mata Cristiano Ronaldo di Piala Dunia 2006, mantan manajer legendaris itu mengatakan jika kedipan itu tidak ada hubungannya dengan Wayne Rooney.

Ronaldo dan Wayne Rooney berjumpa di babak 8 besar Piala Dunia 2006 setelah keduanya berhasil mengalahkan Ekuador dan Belanda. Kedua pemain itu sedang sama-sama membela Setan Merah kala bermain di Gelsenkirchen untuk membela tim nasional.

Insiden antar keduanya terjadi di babak kedua. Striker Inggris itu dengan sengaja menginjak selangkangan bek Chelsea saat itu, Ricardo Carvalho. Melihat kejadian tersebut, seluruh pemain Portugal mengerubungi wasit, termasuk Ronaldo.

Sambil menunjuk-nunjuk Carvalho yang meringis kesakitan, CR7 berusaha memprovokasi wasit agar Rooney diberi kartu merah. Wasit Horacio Marcelo Elizondo berusaha menenangkan situasi sebelum memberikan kartu merah kepada Rooney.

Di sinilah reaksi Ronaldo yang membuat fan MU ketar ketir saat itu. Tak lama selepas Rooney keluar lapangan, Ronaldo tertangkap kamera mengedipkan matanya ke arah bangku cadangan Portugal. Media-media Inggris saat itu menganggap jika CR7 merayakan ‘keberhasilannya’ mengeluarkan Rooney.

Sir Alex Ferguson dan Cristiano Ronaldo. Foto: Getty Images

Namun, Ferguson menyatakan jika kedipan Ronaldo itu tidak ditunjukkan untuk Rooney.

“Dia [Ronaldo] tidak mengedipkan mata setelah Rooney diusir. Dia mengedipkan mata karena untuk menyuruh bangku cadangan Portugal untuk tenang,” ungkap Ferguson kepada Podcast UTD

“Wazza [Rooneey] sangat fantastis. Dia menelpon saya dan berkata ‘mengapa kita tidak melakukan wawancara TV dengan kami berdua di awal musim’.”

Menurut Ferguson, insiden keluarnya Rooney dari lapangan bukan karena provokasi yang dilakukan CR7 di lapangan.

“Dia dikeluarkan dari lapangan karena tekel yang dilakukan ke pemain Portugal itu.”

Tapi Ferguson sempat mengungkapkan jika Ronaldo ingin hengkang dari klub musim panas itu selepas Real Madrid memberikan minatnya kepada pemain berpredikat bintang tersebut.

“Cristiano tidak ingin kembali. David Gill terbang ke Portugal untuk bertemu dengannya dan [agen] Jorge Mendes.”

Wayne Rooney dan Cristiano Ronaldo saat berseragam Manchester United. Foto: ANDREW YATES / AFP

“Saya mengatakan kepadanya jika saya tidak ingin menjualnya ke Real Madrid. Beri saya satu tahun terbaik Anda dan Anda bisa pergi dengan restu saya.”

“Dan Jorge Mendes mengatakan kesepakatan selesai. Dia bahkan tidak menunggu Ronaldo. Dia tahu jika dia berada di tempat terbaik.”

Terlepas dari kejadian itu, Ronaldo dan Rooney tetap tampil solid bersama Manchester United (MU) saat itu. Terbukti, mereka berhasil mempersembahkan gelar tiga Liga Inggris dan satu piala Liga Champions selama tiga tahun sebelum Ronaldo hijrah ke Madrid.

Penulis: Ahmad Zilky