kumparan
search-gray
Bola & Sports30 November 2019 8:53

Iron Maiden dan West Ham Berkolaborasi Rilis Jersi Spesial

Konten Redaksi kumparan
Iron Maiden, Bruce Dickinson (P)
Vokalis Iron Maiden, Bruce Dickinson, dalam sebuah konser di Kosta Rika. Foto: AFP/Mayela Lopez
Bagi kalian, para metalhead yang juga menggemari sepak bola, selamat. Ada kabar bagus buat kalian: Iron Maiden dan West Ham United berkolaborasi untuk meluncurkan jersi spesial.
ADVERTISEMENT
Kolaborasi ini tidak muncul tiba-tiba karena bassist sekaligus pendiri Iron Maiden, Steve Harris, adalah suporter West Ham. Bersama Pablo Zabaleta, Harris juga jadi model untuk mempromosikan jersi kolaborasi ini.
Jersi ini sendiri diberi nama 'Die with Your Boots On', yang merupakan judul lagu Iron Maiden rilisan 1983. Kalian bisa membeli jersi ini secara online lewat situs resmi Iron Maiden dengan harga 55 poundsterling (sekitar satu juta rupiah).
Harris sudah menjadi suporter West Ham sejak 1965 dan tak jarang memamerkan kecintaannya kepada The Hammers lewat stiker di bas yang digunakannya.
"Aku pergi menonton West Ham bermain melawan Newcastle ketika berumur sembilan tahun bersama temanku yang berumur 10 tahun. Kami naik bus untuk menonton pertandingan dan mereka menang 4-3. Sejak itu aku jatuh cinta!" kenang Harris.
ADVERTISEMENT
Zabaleta menambahkan, "Iron Maiden adalah ikon besar di Amerika Selatan. Ini adalah kabar baik untuk fan West Ham dan band ini. Dengan jersi ini, mereka bisa menujukkan kecintaan pada keduanya."
Sementara itu, menurut manajer lisensi West Ham, Tracey Statton, kolaborasi ini adalah kolaborasi yang 'sangat masuk akal'. "Musim panas lalu toko klub kami dipenuhi penggemar rock dari berbagai penjuru dunia. Kami kemudian sadar bahwa Iron Maiden ketika itu sedang menggelar konser di O2 Arena," ucapnya.
West Ham, Iron Maiden (C)
Bassist Iron Maiden, Steve Harris (kiri), berpose dengan pemain West Ham, Pablo Zabaleta, untuk memamerkan jersi kolaborasi. Foto: Iron Maiden
Saat ini, Iron Maiden yang dibentuk Harris pada 1975 di London Timur itu sedang menjalani tur dunia bertajuk 'Legacy of the Beast'. Band New Wave of British Heavy Metal itu baru saja merampungkan 44 konser di Amerika Utara dan Selatan.
ADVERTISEMENT
Sebelum memutuskan jadi musisi, Harris sebenarnya ingin menjadi pesepak bola. Dia juga sempat bermain untuk tim junior West Ham ketika masih remaja. Akan tetapi, belakangan dia berubah pikiran.
"Itu adalah masa-masa yang menyenangkan, tetapi di umur 14 tahun aku cuma berpikir bagaimana caranya bisa minum bir banyak-banyak dan berkenalan dengan banyak gadis," kenangnya kepada majalah Kerrang! pada 1992.
"Keinginanku itu tidak cocok untuk sepak bola karena sebagai pemain kami harus tidur cepat dan selalu menjaga disiplin," tambah musisi 63 tahun tersebut.
-----
Mau nonton bola langsung di Inggris? Ayo, ikutan Home of Premier League. Semua biaya ditanggung kumparan dan Supersoccer, gratis! Ayo, buruan daftar di sini. Tersedia juga hadiah bulanan berupa Polytron Smart TV, langganan Mola TV, dan jersi original.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan
sosmed-whatsapp-white
sosmed-facebook-white
sosmed-twitter-white
sosmed-line-white