kumparan
11 Desember 2018 6:42

Ismed Sofyan Mulai Pikirkan Kejar Lisensi Pelatih

Pemain Persija, Ismed Sofyan (Foto: Iqbal Firdaus/kumparan)
Banyak anggapan bahwa Ismed Sofyan akan menyudahi karierny sebagai pemain setelah naik podium menjuarai Liga 1 2018. Akan tetapi, tudingan itu segera dibantahnya karena musim 2019 Ismed masih akan mengolah si kulit bulat.
ADVERTISEMENT
Pada Minggu (9/12/2018) lalu, usai mengantarkan Persija mengalahkan Mitra Kukar di laga pamungkas Liga 1, Ismed juga sudah menceritakan keinginannya untuk terus bersama Macan Kemayoran--klub yang dibelanya sejak 17 tahun silam.
Perihal kontrak, sosok 39 tahun itu memang belum mengetahui secara gamblang. Akhir Desember ini, baru akan ada pembicaraan dengan manajemen Persija. Tetapi, Ismed nyatanya sudah memiliki ancang-ancang lain jika nanti sudah tak lagi menjadi pemain.
''Ada beberapa pilihan, menjadi pelatih adalah salah satunya. Tetapi jika kesempatan masih ada, saya masih ingin terus bermain,'' ujar Ismed ketika ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Senin (10/12/2018).
''Jadi pelatih juga enggak gampang. Kami harus mulai dari nol dan tidak bisa mengandalkan nama besar karena berbicara pelatih itu berbicara pengalaman. Pengennya bisa berbarengan. Pas saya jadi pemain bisa juga ambil lisensi kepelatihan juga," ucapnya.
ADVERTISEMENT
Pemain Persija, Ismed Sofyan (Foto: Iqbal Firdaus/kumparan)
Ismed menambahkan, manajemen Persija memberikan dukungan dan lampu hijau baginya untuk mengambil kursus kepelatihan. Sebagai mantan pemain Timnas Indonesia, Ismed mendapat keuntungan dengan bisa mengantongi Lisensi C AFC.
Jika nantinya rencana Ismed terealisasi, maka kapten Persija ini akan mengikuti jejak beberapa rekannya di skuat Garuda. Ambil contoh, Ponaryo Astaman dan Kurniawan Dwi Yulianto yang sudah membesut Borneo FC U-19. Selain itu, ada Bima Sakti yang pernah menjadi asisten pelatih Timnas U-23 dan kini menangani Timnas Indonesia.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan