Kumparan Logo

Jersey Signed Lionel Messi Dicuri di Tengah Kerusuhan Kota Paris

kumparanBOLAverified-green

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Lionel Messi mengambil waktu sejenak setelah gagal mencetak gol ke gawang Nashville SC. Foto: Jim Rassol/Imagn Image/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Lionel Messi mengambil waktu sejenak setelah gagal mencetak gol ke gawang Nashville SC. Foto: Jim Rassol/Imagn Image/REUTERS

Dua pria bertopeng menggasak jersey dan ban kapten bertanda tangan Lionel Messi dari sebuah toko di Paris di tengah aksi kerusuhan kota pekan ini. Seperti dikutip dari laporan Goal, insiden perampokan tersebut terekam dalam video yang beredar luas di media sosial dari lokasi dekat Place de la Republique.

Pelaku tampak memamerkan dua barang langka bernilai tinggi tersebut secara terbuka di hadapan kamera. Keduanya memanfaatkan situasi kekacauan akibat aksi vandalisme yang melanda kawasan ibu kota Prancis tersebut.

Aksi Pencurian di Tengah Gelombang Kerusuhan Paris

Peristiwa pencurian barang berharga ini terjadi bertepatan dengan momentum menjelang laga sengit antara Paris Saint-Germain dan Barcelona di Liga Champions. Kedua klub sepak bola raksasa tersebut memiliki ikatan sejarah yang sangat kuat dengan perjalanan karier sang bintang asal Argentina.

Lionel Messi pernah menjadi ikon utama skuad Katalunya selama belasan tahun sebelum memutuskan pindah ke klub Paris pada musim panas 2021. Kejadian ini menambah tensi panas atmosfer jelang pertemuan kedua tim di panggung antarklub tertinggi Eropa.

Nilai Fantastis Koleksi dan Memorabilia Lionel Messi

Barang peninggalan serta koleksi asli milik sang pemain selalu diburu para pengoleksi dengan harga yang tergolong fantastis di pasar memorabilia olahraga. Nilai pasar barang koleksi ini biasanya dipengaruhi oleh riwayat pertandingan, tingkat kelangkaan, hingga keberadaan tanda tangan asli sang pemain.

Sebagai gambaran, enam jersey yang dikenakan sang kapten saat menjuarai Piala Dunia 2022 di Qatar laku terjual dalam lelang publik tahun 2023. Penjualan koleksi bersejarah tersebut berhasil mengumpulkan dana fantastis hingga menembus angka lebih dari 7 juta dolar Amerika Serikat.

Ketidakpastian Nasib Barang Koleksi Bersejarah

Nilai pasti dari jersey dan ban kapten yang dicuri tersebut saat ini masih belum dapat dipastikan secara terperinci tanpa mengetahui detail riwayatnya. Namun, keterkaitan langsung dengan nama besar sang pemain dipastikan membuat barang tersebut bernilai sangat tinggi bagi para pemburu barang langka.

Hingga saat ini, pihak berwenang belum berhasil mengidentifikasi identitas kedua pelaku bertopeng maupun menemukan keberadaan barang curian tersebut. Video rekaman aksi kejahatan itu pun terus menyebar dan memicu keprihatinan luas di kalangan pencinta sepak bola dunia.