Kumparan Logo

Kakak Cristiano Ronaldo: Piala Dunia Qatar Terburuk Sepanjang Masa

kumparanBOLAverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

Katia Aveiro, kakak Cristiano Ronaldo.
 Foto: Instagram
zoom-in-whitePerbesar
Katia Aveiro, kakak Cristiano Ronaldo. Foto: Instagram

Kakak Cristiano Ronaldo, Liliana Katia Aveiro, mengaku tak bahagia dengan penyelenggaraan Piala Dunia 2022 yang dihelat di Qatar. Dia bahkan menyebut turnamen empat tahunan kali ini merupakan yang terburuk sepanjang masa.

Tuntas sudah gelaran Piala Dunia 2022. Timnas Argentina keluar sebagai jawara usai mengalahkan Prancis melalui babak adu penalti dalam laga final yang dihelat di Stadion Lusail, Minggu (18/12).

Argentina menang adu penalti dengan skor 4-2 usai bermain imbang 3-3 di waktu normal hingga extra time. Keberhasilan ini pun memutus dahaga trofi Piala Dunia Argentina selama 36 tahun, sejak 1986.

Presiden FIFA, Gianni Infantino, mengeklaim bahwa Piala Dunia Qatar adalah turnamen empat tahunan terbaik sepanjang masa. Penilaian itu diberikannya usai menonton hampir setiap laga dari fase grup.

Katia Aveiro, kakak Cristiano Ronaldo. Foto: Instagram

Akan tetapi, Katia Aveiro punya pendapat yang berbanding terbalik. Menurutnya, Piala Dunia Qatar adalah yang terburuk sepanjang masa.

Namun, ia tetap mengapresiasi laga final yang berlangsung sengit. Wanita 45 tahun itu pun memberi ucapan selamat kepada sang jawara, Argentina.

"Piala Dunia terburuk sepanjang masa... yang dengan senang hati memberi kami final yang hebat. Pertandingan yang luar biasa. Selamat untuk Argentina," tulis Katia Aveiro melalui Instagram Story-nya, dikutip dari Marca.

Ekspresi Cristiano Ronaldo usai timnya Portugal kalah dari Maroko di Piala Dunia 2022, Sabtu 10 Desember 2022. Foto: Kai Pfaffenbach/REUTERS

Boleh jadi pernyataan tersebut ia lontarkan karena sang adik, Cristiano Ronaldo, gagal bersinar selama di Qatar. Padahal, Piala Dunia 2022 merupakan turnamen akbar di level internasional terakhirnya.

Ronaldo harus mengubur impiannya untuk memberikan trofi Piala Dunia perdana bagi Portugal. Pasalnya, langkah Selecao das Quinas terhenti di perempat final usai dikalahkan tim kuda hitam, Maroko, dengan skor 0-1.

Mungkin, situasi itulah yang membuat Katia Aveiro tak begitu bahagia dengan gelara Piala Dunia di Qatar.

Di lain sisi, Katia Aveiro memberikan pujian kepada Kylian Mbappe yang tampil apik di partai pamungkas. Ia yakin betul penyerang 23 tahun itu bakal memiliki karier yang apik pada masa mendatang.

"Bocah laki-laki ini sangat hebat. Masa depan cerah menantinya. Luar biasa," tulis Katia.

Pemain Argentina Lionel Messi berselebrasi dengan trofi bersama rekan setimnya setelah memenangkan Piala Dunia 2022, di Stadion Lusail, Lusail, Qatar, Minggu (18/12/2022). Foto: Kai Pfaffenbach/REUTERS

Sementara itu, Piala Dunia 2022 sukses melahirkan sejumlah rekor baru yang apik dalam berbagai sektor. Salah satunya soal produktivitas gol.

Selama sebulan digelar, Piala Dunia Qatar berhasil menciptakan 172 gol. Angka itu mengalahkan rekor yang ada di Piala Dunia 1998 dan 2014 dengan 171 gol. Artinya, pada Piala Dunia 2022, rata-rata tercipta 2,7 gol per laga.

Lalu, untuk sektor tim nasional, Maroko jadi negara asal Afrika pertama yang mampu menembus empat besar. Sedangkan, di sektor individu, Lionel Messi jadi pemain dengan penampilan terbanyak di Piala Dunia dengan 26 laga.