Karena Mencetak Gol Tandang Adalah Kewajiban Juventus

Juventus sudah seharusnya belajar dari pengalaman --tentang bagaimana mereka kudu mencuri gol di markas lawan saat mentas di Liga Champions. Kekalahan 0-2 dari Atletico Madrid pada leg pertama babak 16 besar lalu cukup menggambarkan dengan jelas konsekuensi yang kudu mereka tanggung setelahnya.
Mau tak mau, Juventus minimal mesti mencetak tiga gol tanpa balas untuk melaju ke babak selanjutnya. Beruntung Cristiano Ronaldo muncul sebagai penyelamat. Memborong tiga gol itu sekaligus menghadirkan tiket ke fase perempat final.
Massimiliano Allegri tahu betul bahwa kegagalan mencetak gol di perjumpaan pertama menjadi bahaya laten kegagalan timnya. Itulah mengapa ia menginstruksikan Juventus untuk tampil lebih agresif saat bertandang ke markas Ajax Amsterdam, Kamis (11/4/2019) dini hari WIB. Karena, ya, comeback adalah hal yang langka dan bukan perkara mudah untuk merealisasikannya.
"Besok kami harus bermain lebih menyerang dan lebih berani dibanding dengan laga menghadapi Atletico Madrid. Kami tidak boleh pulang tanpa mencetak gol karena comeback seperti yang kami lakukan adalah hal yang langka," kata Allegri kepada Sky Italia.
Bukan cuma di markas Atletico saja Juventus takluk. Paulo Dybala cs juga pernah keok saat menyambangi kandang Young Boys di matchday pemungkas Grup H lalu. Tak sampai di situ, produktivitas Juventus sebagai tamu tergolong rendah. Cuma satu gol per laga yang mereka buat bila dirata-rata sejak fase penyisihan--setengah dari torehan gol mereka saat mentas di kandang.
Sementara di pentas Serie A, Juventus baru saja menelan pil pahit kala takluk di markas Genoa pada giornata 28, yang juga memutus catatan tak terkalahkan mereka sejak awal musim.
Nah, hasil minor tandang Juventus itu berbanding terbalik dengan minimnya catatan negatif Ajax saat menjamu tim lawan. Cuma sekali mereka takluk di kerumunan para pendukungnya sejak fase grup, itu pun dengan skor tipis 1-2 dari Real Madrid. Dengan kata lain, persentase Ajax menelan kekalahan di kandang cuma sebesar 75%.
Ancaman Ajax tak berhenti sampai di situ. Mereka belum pernah sekalipun takluk dalam lawatannya ke kandang musuh. Ajax bermain imbang di markas Dynamo Kyiv dan Bayern Muenchen, sementara dua sisanya berakhir dengan kemenangan--termasuk saat mempecundangi Madrid di Santiago Bernabeu.
Torehan impresif kandang-tandang Ajax tersebut kudu diwaspadai Juventus. Artinya, bila takluk di Johan Cruyff Arena, kecil kemungkinan mereka untuk membalikkan keunggulan di leg selanjutnya kian kecil.
See? Jadi wajib hukumnya bagi 'Si Nyonya Tua' memenangi duel dini hari nanti, atau setidaknya imbang, deh. Karena Ajax bukanlah tim yang mudah ditaklukkan di kandang dan satu lagi, bahwa comeback adalah hal yang langka.
