Karier Unik Pesepak Bola Usai Pensiun: Eks Kiper MU dan Liverpool Jadi Pebalap

Legenda Manchester United dan Liverpool ini kompak menggeluti profesi yang sama ketika sudah pensiun dari dunia sepak bola. Keduanya diketahui menjadi seorang pebalap profesional.
Mereka adalah Fabian Barthez dan Jerzy Dudek. Kedua mantan kiper ini sejatinya sama-sama memiliki catatan yang gemilang selama membela dua raksasa Liga Inggris tersebut.
Menurut catatan Transfermarkt, Barthez berhasil mengemas 50 clean sheet dalam 139 laga dan meraih dua gelar Premier League bersama MU. Sementara, Dudek sukses mencetak 78 nirbobol dari 186 laga dan memenangi 3 trofi --salah satunya Liga Champions tahun 2005-- bersama Liverpool.
Barthez sendiri serius menggeluti dunia balap setelah pensiun dari dunia sepak bola pada 2007. Dia mulai merintis karier sebagai pembalap di kejuaraan nasional Prancis. Awalnya, mantan kiper Timnas Prancis itu tampil di ajang Porsche Carrera Cup Prancis.
Perlahan tapi pasti, Barthez mulai memberanikan diri mengikuti ajang balap yang lebih bergengsi. Dia bahkan sempat meraih beberapa podium di kelas amatir.
Puncaknya, pria yang identik dengan kepala gundul tersebut bekerja sama dengan mantan pembalap F1, Olivier Panis, untuk membentuk tim Panis Barthez Competition dan mengikuti balapan ketahanan ternama, Le Mans 24 Hours. Pada ajang tersebut, ia tampil lumayan bagus dan finish di peringkat ke-29.
"Saya selalu cinta dengan olahraga otomotif. Bahkan ketika saya masih aktif bermain bola, hal ini selalu menggoda saya," ucap Barthez, dikutip dari The Sun.
"Olahraga ini tak seperti sepak bola. Kita masih bisa tampil bagus kendati sudah berusia 35 tahun, usia di mana saya pensiun dari sepak bola," imbuhnya.
Setali tiga uang dengan Barthez adalah Dudek. Setelah pensiun pada 2011 silam, eks penggawa Liverpool dan Real Madrid ini kembali ke cinta sejatinya, dunia balap mobil. Sejak kecil, Dudek menyukai balapan gokart.
Dudek sering mengikuti ajang balap amatiran di kampung halamannya. Pria yang saat ini berusia 47 tahun tersebut juga mengikuti sejumlah seri balapan mobil.
Salah satunya adalah Volkswagen Castrol Cup, sebuah kejuaraan balapan yang dihelat di sejumlah sirkuit Eropa Timur.
"Balapan mobil adalah hasrat saya sebelum bermain sepak bola. Saya sempat menjadi pembalap gokar. Namun, saya berhenti balapan ketika menjadi pesepak bola profesional," kata Dudek, seperti dilansir laman resmi Liverpool.
"Setelah pensiun, saya rindu adrenalin, yang biasanya muncul dalam pertandingan. Kita semua perlu hasrat dalam kehidupan. Inilah yang membuat kita terus berjalan. Balapan mobil memberi saya banyak kesenangan. Saya sangat mencintainya," imbuhnya.
****
Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona.
