Kumparan Logo

Kathleen Krueger, Pemicu Bayern Muenchen Mainkan 12 Pemain: Salahnya atau Wasit?

kumparanBOLAverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kathleen Krueger, manajer tim FC Bayern Muenchen menyaksikan pertandingan persahabatan internasional antara FC Bayern Muenchen dan Valencia FC pada 18 Juli 2015 di Beijing, China. Foto: Alexander Hassenstein/Bongarts/Getty Images
zoom-in-whitePerbesar
Kathleen Krueger, manajer tim FC Bayern Muenchen menyaksikan pertandingan persahabatan internasional antara FC Bayern Muenchen dan Valencia FC pada 18 Juli 2015 di Beijing, China. Foto: Alexander Hassenstein/Bongarts/Getty Images

Bayern Muenchen menjadi sorotan usai kedapatan memainkan 12 pemain sekaligus di lapangan saat melawan Freiburg dalam lanjutan Liga Jerman 2021/22 pada Sabtu (2/4) malam WIB. Kathleen Krueger menjadi sorotan soal insiden di Europa-Park Stadion, Freiburg im Breisgau, tersebut; tetapi juga dibela legenda Bayern.

Bayern secara tidak sengaja memainkan 12 pemain selama sekitar 10 detik dalam periode 5 menit terakhir waktu normal tersisa. Kingsley Coman seharusnya diganti, tetapi kesalahan dengan papan elektronik, yang seharusnya menampilkan nomor 11 (nomor punggung barunya), tetapi malah nomor 29 (nomor lamanya).

Jadi, Coman tidak sadar bahwa dia akan diganti. Marcel Sabitzer telah dipersilakan masuk lapangan, tetapi Coman tidak meninggalkan lapangan, sehingga ada 12 pemain Bayern, sampai wasit menyadari dan menghentikan jalannya pertandingan.

Kenapa bisa hal ini terjadi? Kathleen Krueger selaku manajer tim Bayern Muenchen membuat kesalahan yang menyebabkan insiden ini terjadi.

X post embed
Bayern Muenchen vs Freiburg. Foto: Reuters/Heiko Junge

Menurut laporan Bild, Kathleen Krueger adalah orang yang mengacungkan keluarnya nomor 29 di papan elektronik itu. Namun, beberapa pihak justru tidak menyalahkan perempuan 26 tahun tersebut karena dianggap insiden ini adalah eror manusia.

"Tidak terbantahkan bahwa Kathleen Krueger memberikan nomor yang salah, tetapi itu bisa terjadi. Itu manusiawi, ketika seorang pemain telah memainkan nomor begitu lama, nomor itu disimpan secara naluriah," kata eks pemain Bayern Muenchen, Markus Babbel, kepada Bild.

"Yang mengejutkan saya adalah bahwa ofisial keempat membiarkan para pemain masuk begitu saja dengan mudah. Saya mengetahuinya secara berbeda, pemain harus keluar terlebih dahulu baru yang lain masuk, atau secara jelas ditunjukkan bahwa pemain keluar di sisi lain," lanjutnya.

Biasanya, pemain yang diganti akan bersalaman atau melakukan high five dengan penggantinya di pinggir lapangan. Atau demi menghemat waktu, pemain yang diganti bisa keluar dari sisi lain lapangan, tetapi wasit utama atau ofisial pertandingan lain harus memastikan si pemain telah keluar sebelum pemain baru masuk.

Bayern Muenchen vs Freiburg. Foto: Reuters/Heiko Junge

"Itu mengganggu dan membuat saya kesal. Ini adalah rangkaian dari beberapa kejadian. Saya merasa tidak masuk akal untuk menyalahkan Kathleen Krueger sendirian,” lanjutnya.

Pembelaan juga datang dari jurnalis Bild, Christian Falk. Ia menyebut bahwa Krueger selama ini adalah orang yang teliti.

"Saya mengenalnya sangat, sangat baik. Dia benar-benar sangat teliti. Saya tidak berpikir dia ngantuk sedikit pun malam itu. Dia tidak sepenuhnya bersalah, menurut saya. Sebenarnya, itu adalah pekerjaan keempat wasit, dia harus diperhitungkan,” terang Falk.