KBRI Doha Imbau Warga Diaspora Jangan Ganggu Privasi Pemain Timnas U-23

30 April 2024 19:40 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Pemain Timnas U-23 Indonesia jelang lawan Uzbekistan pada semifinal Piala Asia U-23 di Stadion Abdullah Bin Khalifa, Doha, Qatar, Senin (29/4/2024). Foto: Karim Jaafar / AFP
zoom-in-whitePerbesar
Pemain Timnas U-23 Indonesia jelang lawan Uzbekistan pada semifinal Piala Asia U-23 di Stadion Abdullah Bin Khalifa, Doha, Qatar, Senin (29/4/2024). Foto: Karim Jaafar / AFP
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Doha mengimbau warga diaspora Indonesia di Qatar agar tidak mengganggu kenyamanan privasi para pemain Timnas U-23 Indonesia yang masih berjuang menuju Olimpiade Paris 2024.
ADVERTISEMENT
Pelaksana Fungsi Penerangan dan Sosial Budaya KBRI Doha, Ali Murtado, mengatakan bahwa pihaknya menghargai euforia yang dirasakan Warga Negara Indonesia (WNI). Namun, banyak konten media sosial menunjukkan para pemain yang kelelahan masih diserbu orang yang mengajak foto bersama dan meminta tanda tangan.
"Hari ini sampai dengan tanggal 2 Mei nanti, jangan ada lagi permintaan tanda tangan atau foto bergerombol yang dapat mengganggu kenyamanan pemain," kata Murtado dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa (30/4).
Jadi, Murtado meminta pengertian dari seluruh WNI di Qatar untuk memberikan waktu yang cukup kepada para pemain untuk beristirahat. Ia mengimbau semua orang menjaga privasi skuad Timnas U-23.
Pemain Timnas U-23 Indonesia Pratama Arhan berebut bola dengan pemain Timnas U-23 Uzbekistan Khojimat Erkinov pada pertandingan semifinal Piala Asia U-23 di Stadion Abdullah Bin Khalifa, Doha, Qatar, Senin (29/4/2024). Foto: Karim Jaafar / AFP
"Sekali lagi mohon berikan waktu mereka istirahat yang cukup, jangan ganggu privasi mereka, apalagi sampai harus menyentuh fisik tanpa persetujuan," ujarnya.
ADVERTISEMENT
Murtado menegaskan, mulai Selasa (30/4) sampai dengan 2 Mei mendatang jangan ada lagi permintaan tanda tangan atau foto bergerombol di Westin Hotel (tempat menginap Timnas U-23) agar tidak mengganggu kenyamanan pemain. Ia tak mau pemain 'Garuda Muda' hilang fokus.
"Pertandingan [Indonesia lawan Irak] tanggal 2 Mei nanti sama pentingnya dengan pertandingan final bagi timnas," ujar Murtado.
"Mari wujudkan mimpi ratusan juta rakyat Indonesia dengan berikan kenyamanan kepada mereka," tambahnya.
Pemain Timnas U-23 Indonesia Muhammad Ferarri berebut bola dengan pemain Timnas U-23 Uzbekistan Alibek Davronov pada pertandingan semifinal Piala Asia U-23 di Stadion Abdullah Bin Khalifa, Doha, Qatar, Senin (29/4/2024). Foto: Karim Jaafar / AFP
Timnas U-23 Indonesia memang kalah 0-2 dari Uzbekistan dalam laga semifinal Piala Asia U-23 di Stadion Abdullah Bin Khalifa, Doha, Qatar, Senin (29/4) malam WIB. Namun, 'Garuda Muda' bisa lolos ke Olimpiade 2024 Paris.
Sekarang, ada dua cara agar Timnas U-23 Indonesia lolos ke Olimpiade. Pertama, mereka harus mengalahkan Irak dalam laga perebutan tempat ketiga di Stadion Abdullah bin Khalifa, Doha, Kamis (2/5) pukul 22.30 WIB. Adapun di laga semifinal lain, Irak juga kalah 0-2 dari Jepang.
ADVERTISEMENT
Cara kedua bisa dilakukan jika Timnas U-23 kalah dari Irak. 'Garuda Muda' harus melakoni laga playoff kontra tim peringkat 4 Piala Afrika U-23, Guinea, di INF Clairefontaine, Prancis, pada 9 Mei mendatang.