Kegagalan di Final Piala Dunia 2014 Bikin Gonzalo Higuain Hampir Pensiun

Di usia 32 tahun, Gonzalo Higuain masih menjadi salah satu penyerang terbaik di Eropa sekaligus pemain yang penting buat Juventus. Namun, cerita berbeda bisa terjadi andaikan Higuain merealisasikan niatnya setelah Piala Dunia 2014.
Ya, Higuain berniat pensiun dari sepak bola setelah kegagalannya di Final Piala Dunia 2014. Kala itu, Higuain bersama Timnas Argentina mesti puas menjadi runner-up setelah kalah dari Jerman.
Higuain memiliki andil yang cukup besar di kekalahan Argentina itu. Higuain gagal mengonversi peluang emas yang ia dapatkan di babak pertama. Luputnya tembakan Higuain itu terbukti krusial karena Jerman hanya menang dengan selisih satu gol.
Alhasil, Higuain dihujani kritik, dan itu membuatnya berpikir untuk pensiun. Namun, niatnya itu dihentikan oleh ibunya.
“Setelah itu, saya berpikir untuk berhenti bermain. Namun, ibu saya meminta saya tak berhenti. Apabila semua bergantung pada saya sendiri, saya akan pensiun,” kata Higuain, dikutip dari Marca.
Peran ibu Higuain saat itu begitu krusial. Usut punya usut, Higuain memang dekat dengan ibunya. Pada Maret 2020 lalu, ia bahkan rela meninggalkan karantina di Italia lalu melewati Prancis dan Spanyol untuk pulang ke Argentina demi menemani ibunya yang tengah berjuang melawan kanker.
Di satu sisi, Gonzalo Higuain mengakui bahwa ia benar-benar terpukul dengan kritik yang ia dapatkan. Terlebih, ia juga gagal membawa Timnas Argentina menjuarai Copa America 2015 dan 2016 meski masuk ke final dua turnamen tersebut.
Namun, Higuain merasa bahwa kiprahnya dan rekan-rekan senegaranya bukanlah sebuah kegagalan. Eks penggawa Real Madrid itu juga akhirnya bisa mengacuhkan ejekan yang datang kepadanya.
“Sulit rasanya mendengar orang-orang bilang bahwa saya bukanlah pemain bagus lagi, saya adalah seseorang yang gagal, dan saya tak bisa bermain sepak bola. Itu benar-benar menyakitkan.”
“Benar, kami gagal menjadi juara, tetapi apakah kiprah kami adalah sebuah kegagalan? Mencapai tiga final bukanlah sebuah kegagalan.”
“Ketika saya berusia lima tahun, saya tak pernah membayangkan bakal mencapai 5% dari karier saya saat ini. Namun, saya berhasil. Mengapa saya perlu memikirkan apa yang orang katakan. Setelah saya memahami itu, saya lebih menikmati hidup,” pungkas Gonzalo Higuain.
***
Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona
Yuk! bantu donasi atasi dampak corona.
