Keluarga Jan Vertonghen Dirampok saat Spurs Berada di Leipzig

The Guardian melaporkan keluarga Jan Vertonghen mengalami perampokan di kediamannya di London. Peristiwa ini terjadi saat Vertonghen ikut dalam skuat Tottenham Hotspur menghadapi RB Leipzig di Red Bull Arena, Jerman, pada 11 Maret lalu.
Mengacu keterangan spokeperson Spurs, sang istri, Sophie de Vries, beserta dua orang anak sedang berada di rumah dan perampok itu datang sebelum jam 8 malam waktu setempat. Berita baiknya, tak ada yang terluka dalam insiden tersebut.
"Mereka [para perampok] menggunakan topeng dan membawa senjata seperti pisau dan parang untuk melakukan aksinya. Mereka pun meminta uang dan barang-barang berharga kepada korban," kata spokeperson Spurs kepada Express.
"Istri Jan [Vertonghen] jelas ketakutan dan mengikuti apa yang diminta mereka. Beruntung, tak ada yang terluka. Pihak kepolisian menuturkan keluarga Jan bukan satu-satunya incaran dalam operasi perampokan ini," lanjutnya.
Beberapa minggu sebelum insiden ini menimpa keluarga bek asal Belgia itu, rumah Mahamadou Sakho juga dirampok. Selayaknya Vertonghen, Sakho juga tinggal di London saat ini.
Tentu, masih hangat dalam ingatan pula aksi heroik Sead Kolasinac menyelamatkan Mesut Oezil dari perampokan mobil. Itu terjadi di Hampstead, London, dan rumah Vertonghen juga di daerah situ.
Lebih lanjut, spokeperson Spurs ini bilang bahwa mereka bakal membantu Vertonghen dalam proses investigasi ini.
"Kami bakal mendukung Jan dan keluarga dalam masa traumatis ini. Kami bakal memberikan informasi yang kami ketahui. Jika ada yang lain yang ingin membantu polisi dalam investigasi ini, kami tentu dengan senang hati menerima bantuan ini," pungkasnya.

