Kenapa Investor Amerika Serikat Mau Terjun ke Industri Sepak Bola Arab Saudi?
·waktu baca 2 menit

Industri sepak bola Arab Saudi dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan perkembangan pesat. Banyak pesepak bola top dunia yang kini mentas di Saudi Pro League, seperti Cristiano Ronaldo, Sadio Mane, Fabinho, Ngolo Kante, hingga Joao Felix.
Kondisi ini membuat investor asing berani untuk terjun ke industri sepak bola Arab Saudi. Salah satunya adalah Ben Harburg, seorang investor dari Amerika Serikat yang kini merupakan owner dari Al-Kholood.
Dalam wawancara eksklusif bersama kumparan di Riyadh beberapa waktu lalu, Ben Harburg menjelaskan alasannya terjun ke sepak bola Arab Saudi. Ia melihat, ada masa depan yang cerah di sana.
"Menurut saya, Arab Saudi adalah salah satu pasar pertumbuhan sepak bola paling menarik di dunia. Sekitar 75 persen orang di Saudi adalah penggemar sepak bola, biasanya di seluruh dunia hanya sekitar 50-60 persen, bahkan di pasar sepak bola terbesar seperti di Spanyol, Italia, dan Brasil. Dan, tentu akan ada banyak investasi menjelang Piala Dunia," kata Ben Harburg.
"Kualitas liga juga terus meningkat. Saya ras sekarang sudah punya kemampuan untuk menjadi 'pendatang baru' di pasar yang besar. Bisa melampaui banyak liga di Eropa, yang melambat seperti Prancis, atau bahkan mungkin suatu hari nanti Italia," lanjutnya.
Ketika ditanya pendapatnya soal kans Liga Arab Saudi menjadi salah satu liga top di dunia, Ben Harburg menilai bahwa itu bukanlah sesuatu hal yang mustahil.
"Saya rasa itu sangat masuk akal. Sekarang saja kami sudah masuk empat besar dunia dalam hal gaji pemain. Dan, jika bisa lebih efisien dalam kepemilkan, manajemen, tidak membayar [gaji] berlebihan, bisa tetap membayar di level itu dengan mendatangkan pemain yang lebih baik, saya percaya," ujarnya.
Selain terjun ke sepak bola Arab Saudi, Ben Harburg juga berkecimpung di industri sepak bola Spanyol. Ia adalah owner dari klub Cadiz CF.
