Bola & Sports25 Februari 2019 14:20

Kepa Arrizabalaga: Saya Tak Bermaksud Membantah Keputusan Sarri

Konten Redaksi kumparan
Kepa Arrizabalaga: Saya Tak Bermaksud Membantah Keputusan Sarri (322894)
Kiper Chelsea, Kepa Arrizabalaga, menolak digantikan. Foto: REUTERS/David Klein
Kepa Arrizabalaga muncul sebagai tajuk pembicaraan panas usai laga final Piala Liga Inggris antara Chelsea versus Manchester City, Senin (25/2/2019) dini hari WIB. Kepa meninggalkan kisah 'pemberontakan' usai menolak diganti oleh pelatihnya, Maurizio Sarri.
ADVERTISEMENT
Kisah ini bermula ketika babak tambahan hampir habis. Sarri menyiapkan Wilfredo 'Willy' Caballero untuk menggantikan Kepa sebagai kiper di babak adu penalti. Namun, pemain asal Spanyol ini menolak diganti. David Luiz terlihat berupaya berkomunikasi dengan Kepa, bahkan wasit John Moss turun tangan untuk membuat Kepa mau meninggalkan lapangan.
Namun, Kepa bergeming, bahkan menunjukkan respons emosional dengan melambaikan tangan sebagai tanda tak ingin diganti. Respons Sarri tak kalah emosinya, sorot kamera televisi sempat menunjukkan Sarri ngamuk dengan melempar spidol di bangku candangan.
Kepa pada akhirnya tetap menjadi kiper Chelsea pada adu tendangan 12 pas. Pemain berusia 24 tahun ini sukses menggagalkan sepakan Leroy Sane, tetapi karena Jorginho dan Luiz gagal mengeksekusi penalti, gelar juara urung didapat Chelsea usai kalah dengan skor 3-4.
ADVERTISEMENT
Usai laga, Sarri mengonfirmasi insidennya dengan Kepa hanyalah salah paham. Eks pelatih Napoli itu tak melontarkan kritik pedas karena awalnya mengira Kepa mengalami kram dan tak ingin mengambil risiko di babak adu penalti dengan kondisi kiper tak fit.
Senada dengan pelatihnya, Kepa menjelaskan bahwa tak ada niat darinya untuk tak menghargai keputusan Sarri. Mantan kiper Athletic Bilbao itu memang sempat mendapat perawatan medis, tetapi ia berujar masih sanggup menghadapi adu penalti.
"Saya harus mengatakan, ini adalah salah paham saja. Bukannya saya tidak mau mematuhi atau menolak keputusan bos (Sarri). Terjadi kesalahpahaman karena saya sebelumnya mendapat perawatan medis dua kali, dan dia pikir sata tidak dalam kondisi fit untuk melanjutkan laga," kata Kepa seperti dilansir ESPN.
ADVERTISEMENT
"Ada dua atau tiga menit momen yang membingungkan sampai tim medis kembali ke bench dan mereka menjelaskan dengan baik. Ini tak ada hubungannya dengan masalah (hamstring) saya yang terjadi minggu ini. Pada dasarnya ini salah paham, saya hanya mencoba memberi tahu bahwa secara fisik saya baik-baik saja."
"Saya paham momen itu tak terlihat baik. Saya sudah bicara dengannya, saya paham di televisi, media sosial, mereka membicarakan ini, tapi sekarang saya coba menjelaskan. Bukan maksud saya untuk melawan manajer," jelasnya menambahkan.
Di lain sisi, Kepa berharap publik bisa melihat peningkatan performa Chelsea dibandingkan pertemuan pertama dengan City awal Februari lalu. Pada laga Premier League di Etihad Stadium itu, The Citizens melumat Chelsea 6-0.
ADVERTISEMENT
"Saya pikir, masalah tadi itu tak harus jadi pembicaraan besar di laga final ini. Kami menunjukkan penampilan bagus melawan salah satu tim terbaik di dunia. Kami bisa saja menang dan kami sedih dengan hasil ini. Kami harus melanjutkan performa ini. Di antara hal-hal negatif, kami harus bisa mengambil yang positif," pungkas Kepa.