kumparan
29 Des 2018 17:52 WIB

Ketahuan Bohong, Bek Galatasaray Dijual

Serdar Aziz, bek Galatasaray. (Foto: Kirill KUDRYAVTSEV / AFP)
Seperti bermain api, berbohong sama berbahayanya. Karena jika ketahuan, maka akan butuh waktu lama untuk mengembalikan kepercayaan yang telah rusak seperti sedia kala. Kisah Serdar Aziz dari Galatasaray mungkin bisa menjadi contoh.
ADVERTISEMENT
Karena mengaku mengalami sakit perut sebelum laga, maka Aziz tidak tampil untuk Galatasaray pada laga Super Lig melawan Sivasspor yang dihelat di Tuerk Telekom Arena, Minggu (23/12/2018). Kehilangan Aziz mulanya tampak seperti kerugian bagi tim berjuluk Cimbom itu.
Sebab, bek andalan Timnas Turki itu selalu tampil pada 10 laga sejak menit awal untuk Galatasaray di liga. Dari situ, WhoScored mencatat bahwa Aziz melakukan 1,6 tekel, 1,1 intersep, dan 5,8 sapuan per laga. Menandakan betapa fasihnya dia dalam mengantisipasi serangan.
Suporter Galatasaray. (Foto: AFP/Ozan Kose)
Sementara, dalam urusan meyerang, Aziz tak hanya memiliki akurasi operan per laga sebesar 88%. Tapi, juga telah menciptakan 2 gol dan 1 assist untuk Galatasaray di Super Lig musim ini. Di sisi lain, Sivasspor tengah berada dalam tren positif sebelum menghadapi Galatasaray.
ADVERTISEMENT
Robinho cs. tak terkalahkan dalam enam laga liga yang telah dijalani. Salah satunya adalah kemenangan 1-0 atas Istanbul Basasehir yang terjadi di kandang lawan pada 1 Desember silam. Sampai detik ini, Istanbul Basasehir masih menjadi pemuncak klasemen Super Lig.
Untungnya bagi Galatasaray, semua berjalan baik-baik saja walau tanpa Aziz. Meski kebobolan 2 gol karena tembakan Robinho, skuat besutan Fatih Terim itu tak menyerah sehingga pada akhirnya mampu memenangi laga dengan skor 4-2.
Kemenangan ini membuat Galatasaray kini mengantongi 29 poin seperti Trabzonspor, Yeni Malatyaspor, dan Kasimpasa. Namun, karena kalah selisih gol, mereka berada di posisi kelima klasemen sementara. Kemenangan ini juga membaut mereka hanya tertinggal enam poin dari Istanbul Basasekhir.
ADVERTISEMENT
Nah, inilah menariknya. Setelah kemenangan itu diraih, manajemen Galatasaray mengatahui bahwa Aziz tidak sakit perut. Melalui Instagram Story-nya istrinya, Tugce, ketahuanlah Aziz sebenarnya tengah menikmati wisata bahari di Maladewa.
Manajemen Galatasaray menjadi berang. Tak pikir dua kali, mereka langsung memasukkan Aziz dalam daftar pemain yang hendak dijual pada bursa transfer musim dingin mendatang. Malang sekali.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan