Kumparan Logo

Ketua Komisi X DPR Setuju Naturalisasi Jordi Amat Dibatalkan

kumparanBOLAverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ketua Komisi X DPR F-PKB Syaiful Huda. Foto: Dok. DPR RI
zoom-in-whitePerbesar
Ketua Komisi X DPR F-PKB Syaiful Huda. Foto: Dok. DPR RI

Proses naturalisasi Jordi Amat untuk bisa membela Timnas Indonesia terus mendapat penolakan. Hal tersebut dikarenakan Amat memilih bergabung dengan klub Malaysia, Johor Darul Ta'zim (JDT).

Salah satu penolakan dilontarkan oleh Ketua Komisi X DPR RI, Syaiful Huda. Dengan lantang, Huda setuju naturalisasi Jordi Amat dibatalkan.

"Saya sebenarnya enggak setuju dari awal soal naturalisasi, terlebih di bola. Dinamika Jordi Amat itu semakin mengkonfirmasi ketidak setujuan saya," ucap Huda saat dihubungi kumparan, Rabu (29/6).

Jordi Amat ditemui di Hotel Sultan, Jakarta, pada Kamis (26/5). Foto: Jodi Hermawan/kumparan

Sangat bisa untuk kami tidak diberi rekomendasi [dibatalkan]. Kami lihat dulu apresiasi masukan dari publik pencinta bola. Dan, saya minta kepada PSSI dan Kemenpora untuk bersikap tegas terkait dengan pemberian naturalisasi kepada Jordi Amat," tambahnya.

Jordi Amat sudah pasti membela Johor Darul Ta'zim untuk musim depan. Hal itu dikonfirmasi melalui unggahan media sosial JDT, Rabu (29/6). Di JDT, Jordi akan menggunakan nomor punggung 55.

Sebelumnya, Amat telah sempat mengikuti latihan Timnas Indonesia di Jakarta dan Bandung. Ia ikut berlatih di bawah asuhan Shin Tae-yong bersama calon pemain naturalisasi lainnya yakni Sandy Walsh.