Kilas Balik Euro 2004: Manakala Yunani Guncang Jagat Sepak Bola
·waktu baca 2 menit

Portugal selaku tuan rumah menjadi unggulan di ajang Euro 2004 lalu. Tak heran mengingat mereka saat itu dihuni oleh kombinasi senior dan junior yang tengah naik daun.
Luis Figo, Rui Costa, dan Nuno Gomes masih menjadi nama senior yang dibawa Luis Felipe Scolari. Lalu, ada juga Cristiano Ronaldo, Deco, dan Simao Sabrosa yang sudah mendapatkan tempat di usia yang masih belia.
Namun, unggulan hanyalah unggulan. Penampilan di atas lapangan tetaplah yang menjadi acuan. Dan Yunani yang tak pernah diunggulkan sama sekali mencuat dan menggebrak di turnamen tersebut.
Yunani saat itu dilatih oleh Otto Rehagel. Komposisi skuatnya juga tak mentereng-mentereng banget. Theodoros Zagorakis, Angelos Basinas, dan Antonis Nikapolidis menjadi rangka skuat mereka.
Yunani juga bermain sangat pragmatis dalam turnamen tersebut. Mencetak satu gol lalu berusaha agar lawan tak bisa membalasnya.
Di babak grup saja, Yunani yang tergabung di Grup A bersama Portugal, Spanyol, dan Rusia cuma bisa membuat empat gol. Mereka lolos ke babak 16 besar dengan status runner up usai mengumpulkan empat angka dari tiga laga yang dimainkan.
Penampilan pragmatis Yunani kembali diperlihatkan di babak delapan besar. Bertemu Prancis, Yunani cuma menciptakan 5 upaya selama 90 menit. Sementara, Prancis 10 kali melakukan upaya, namun tidak ada yang berbuah gol. Di laga ini, Yunani menang lewat gol tunggal Angelos Charisteas.
Yunani lalu melaju ke babak semifinal. Kali ini mereka bertemu dengan Republik Ceko untuk bisa memastikan tiket ke laga final.
Lagi-lagi, Yunani berhasil menang dengan skor tipis dan memastikan tiket ke final. Meski harus melalui perpanjangan waktu, Yunani menang via gol Traianos Dellas di menit ke-105.
Yunani kemudian tampil di final dan bertemu dengan Portugal. Ini laga kedua bagi kedua tim usai bertemu juga di partai pembukaan.
Saat itu, Portugal tumbang dengan skor 2-1. Karagounis dan Basinas mencetak gol untuk Yunani. Adapun Portugal cuma bisa membalas via Cristiano Ronaldo.
Apesnya, Portugal tak bisa balas dendam. Mereka juga kalah di laga final. Gol tunggal dari Charisteas membawa Yunani merengkuh gelar Piala Eropa perdananya sepanjang sejarah.
Yunani tak cuma juara, kapten mereka yakni Zagorakis juga terpilih menjadi pemain terbaik turnamen.
