Kiper Sierra Leone Menangis Histeris saat Dianugerahi MOTM Usai Redam Aljazair
Β·waktu baca 2 menit

Sierra Leone berhasil menahan Aljazair di matchday perdana Grup E Piala Afrika 2021, Selasa (11/1) malam WIB. Hal itu tak terlepas dari performa ciamik sang kiper, Mohamed Kamara.
Penampilan Kamara di bawah mistar layak diacungi jempol, di mana ia jatuh bangun membuat penyelamatan. Ia pun dianugerahi Man of The Match (MOTM) di akhir pertandingan.
Kiper 22 tahun tersebut awalnya terlihat tersenyum dan penuh suka cita saat menerima trofi MOTM. Kendati demikian, Kamara pada akhirnya membiarkan tangisnya pecah.
Sambil memegang trofinya, Kamara menangis sejadi-jadinya bahkan sampai sesak. Beberapa ofisial yang ada di sekitar kemudian mencoba menenangkannya.
Trofi itu bisa dianggap sebagai prestasi pribadi Kamara. Pasalnya, laga melawan Aljazair adalah debutnya bersama Sierra Leone di Piala Afrika. Ia juga menjadi kiper Sierra Leone pertama yang meraih penghargaan MOTM.
Menurut catatan Sofascore, Aljazair mendominasi duel yang tersaji di Stadion Japoma, Kamerun, tersebut. Sang juara bertahan mencatat 67 persen penguasaan bola.
Bukan hanya itu, Riyad Mahrez dan kolega juga terus menggempur pertahanan Sierra Leone dengan melepas 19 percobaan di mana delapan di antaranya mengarah ke gawang.
Akan tetapi, percobaan-percobaan tersebut tak ada yang berubah menjadi gol. Kamara sukses menyelamatkan tujuh sepakan, sementara satunya lagi berhasil ditepis.
Dengan hasil imbang 0-0 tersebut, Sierra Leone dan Aljazair mengisi tempat teratas klasemen Grup E dengan 1 poin. Posisi keduanya bisa berubah bergantung hasil laga Ghuinea Khatulistiwa vs Pantai Gading, Kamis (13/1) dini hari WIB.
