Kiprah Persija di Piala Menpora: Kalah Dulu, Juara Kemudian

Persija Jakarta memastikan diri sebagai kampiun Piala Menpora 2021, menyusul kemenangan 2-1 mereka atas Persib Bandung di leg kedua babak final, Minggu (25/4) malam WIB.
Dalam laga yang dihelat di Stadion Manahan, Solo itu Persija mencetak dua gol lewat aksi Osvaldo Haay dan Riko Simanjutak. Sebelumnya, di pertemuan pertama, mereka membungkam 'Maung Bandung' 2-0 di Stadion Maguwoharjo, Sleman.
Alhasil, Persija berhasil menang dengan skor telak agregat 4-1. Hal ini menjadi spesial mengingat mereka sempat terseok-seok di awal kompetisi.
Lantas, seperti apa perjalanan Persija di turnamen Piala Menpora? Beriku kumparanBOLA sajikan di bawah ini.
Sempat Diragukan di Babak Grup
Ya, Persija memang sempat diragukan di awal kompetisi. Bagaimana tidak, mereka memulainya dengan kehilangan dua sosok penting: Evan Dimas dan Pelatih Sergio Farias.
Di laga pertama, Persija dipaksa tunduk 0-2 di tangan PSM Makassar. Mereka perlahan menunjukkan tren positif dengan meraih dua kemenangan beruntun atas Borneo FC dan Bhayangkara FC.
Persija bahkan nyaris tak lolos saat kesulitan melawan Bhayangkara FC. Beruntung, di partai pamungkas Grup A itu, Marc Klok sukses mencetak gol kemenangan Persija di menit akhir.
Menang Tipis di Perempat Final
Lolos dari grup neraka, Persija kemudian bersua Barito Putera di perempat final. Lagi-lagi, mereka kesulitan meraih kemenangan.
Skuat 'Macan Kemayoran' hanya mampu menang tipis 1-0 lewat gol tunggal Marko Simic di menit ke-60. Hasil tersebut cukup untuk mengantar mereka ke fase empat besar.
Drama di Semifinal
Di babak ini, Persija kembali bersua PSM Makassar. Bermain di bawah bayang-bayang kekalahan di babak grup, Persija benar-benar dibuat kerepotan.
Mereka tak mampu membobol gawang PSM di waktu normal dalam dua kali pertemuan. Hasil itu membuat laga harus berlanjut di babak adu penalti pada leg kedua.
Drama tersaji di babak adu penalti. Persija beberapa kali nyaris kalah usai penjaga gawang PSM, Hilman Syah, tampil begitu apik dengan menahan 4 penendang Persija.
Beruntung, skuad 'Macan Kemayoran' berhasil lolos sepakan dua eksekutor PSM gagal menemui sasaran. Sementara, tiga penendang PSM lainnya berhasil diblok Andritany.
Akhir Manis di Partai Puncak
Dengan modal 'pas-pasan', Persija harus berhadapan dengan rival mereka Persib Bandung di partai puncak. Asal tahu saja, Persib tampil begitu apik di pertandingan-pertandingan sebelumnya: nirkekalahan.
Kendati begitu, Persija justru mampu tampil mengejutkan. Di leg pertama, mereka berhasil mencetak dua gol cepat hanya dalam tempo tujuh menit via Braif Fatari dan Taufik Hidayat. Skor 2-0 bertahan hingga bubar.
Berangkat dengan keunggulan dua gol, Persija tampil lepas di leg kedua. Mereka cenderung bermain aman dan sesekali melancarkan counter attack.
Strategi ini begitu ampuh. Dua gol yang dilesakkan Osvaldo Haay dan Riko Simanjuntak sama-sama berasal dari serangan balik kilat. Leg kedua sendiri berakhir dengan skor 2-1 untuk Persija, Persija juara dengan agregat 4-1.
---
