Kisah Gabriel Heinze: Legenda MU yang Dipecat Usai 13 Laga Melatih di MLS
·waktu baca 2 menit

Karier Gabriel Heinze sebagai pelatih Major League Soccer (MLS) tidak semulus saat menjadi pemain. Legenda Manchester United (MU) itu baru saja dipecat dari posisi pelatih Atlanta United itu usai 13 laga saja.
Menurut laporan BBC, Heinze diputus kontraknya usai mengemas dua kemenangan, tujuh hasil imbang, dan empat kekalahan, dari 13 laga bersama Atlanta United.
Alhasil, Atlanta United tercecer di peringkat 10 pada klasemen wilayah timur dari 14 tim dengan koleksi baru 13 poin. Posisi Heinze pun bakal diambil alih sementara oleh sang asisten, Rob Valentino.
"Ini jelas bukan keputusan yang ingin kami buat pada saat ini di musim kami, tetapi itu adalah keputusan yang tepat untuk klub," ucap presiden Atlanta, Darren Eales.
"Gabi adalah pelatih bertalenta dan tidak dapat disangkal bersemangat tentang keahliannya dan olahraga sepak bola. Kami berterima kasih kepadanya atas jasanya dan berharap yang terbaik untuknya di masa depan," imbuhnya.
Heinze sendiri ditunjuk jadi pelatih Atlanta United pada Desember 2020. Ia menggantikan posisi Frank de Boer, yang mundur dari kursi kepelatihan pada Juli 2020.
Menurut catatan Transfermarkt, sang legenda membuat timnya melewati rentetan delapan laga tanpa kemenangan, paling panjang buat klub sejak gabung MLS pada 2017.
Hal ini tentu jadi penurunan. Atlanta United sendiri sejatinya pernah menjadi juara MLS pada tahun 2018 silam, hanya di musim kedua mereka sebagai klub ekspansi.
Karier Heinze sebagai pelatih pun belum bisa secemerlang saat jadi pemain. Saat masih aktif bermain, ia bertualang di tim-tim besar Eropa seperti Manchester United, Real Madrid, Marseille, dan AS Roma.
Heinze juga berhasil meraih gelar juara bersama tim-tim tersebut. Itu pun juga membuatnya sering dipanggil ke Timnas Argentina. Total 72 pertandingan bagi Heinze kala membela negara tempat kelahirannya tersebut.
Puas bertualang di Eropa, Heinze kemudian kembali ke Newell. Ia bermain di sana sampai tepat saat Argentina mencapai partai final Piala Dunia 2014 di Brasil.
Adapun, kiprah Heinze sebagai pelatih dirintis bersama Godoy Cruz pada tahun 2015. Ia kemudian menangani Argentinos Juniors dan Vélez Sarsfield sebelum direkrut Atlanta United di MLS.
****
