Kisah Gary Stempel, Pria Inggris Pionir Sepak Bola Panama

Kembali ke Piala Dunia 2018 Rusia, Timnas Panama secara mengejutkan tampil pertama kali di kompetisi sepak bola terbesar itu. Di balik prestasi tersebut, terdapat sosok pria Inggris yang berjasa memajukan dunia sepak bola Panama, Gary Stempel.
Meski bukan dari keluarga dengan latar belakang sepak bola, Stempel memilih untuk terjun di dunia sepak bola saat usia muda. Berbeda dari ayahnya yang merupakan mantan atlet bisbol.
Kariernya di dunia sepak bola dimulai saat ia masih di Inggris, ia bekerja untuk komunitas klub London Millwall. Berbekal pengalamannya di Inggris, pada 1996, ia membuat keputusan gila untuk memboyong keluarganya ke Panama untuk membangun sepak bola.
Tujuan awalnya saat itu adalah untuk mereplikasi jenis proyek yang sama saat di London yaitu komunitas sepak bola yang digerakkan oleh klub. Stempel menganggap, hal semacam ini sangat efektif untuk negara yang sepak bolanya kurang berkembang.
Ide gila dari Stempel ini awalnya mendapat tanggapan negatif dari federasi dan Kementerian Olahraga, hingga membuatnya hampir frustrasi dan ingin pulang ke Inggris.
“Karena olahraga belum digunakan sebagai alat sosial. Organisasi dan pola pikir seperti itu tidak ada. Itu adalah perjuangan yang sangat besar bagi saya,” ujar Gary Stempel, dikutip dari These Football Times.
Dengan sumber daya seadanya, Stempel akhirnya memutuskan untuk mendirikan sekolah sepak bola dan akademi pemula. Anak-anak yang dilatihnya pun berasal dari keluarga miskin. Ia melatih secara fisik hingga mendidik nilai sepak bola ke anak-anak tersebut.
Usaha kerasnya menuai hasil ketika Stempel akhirnya dianggap sebagai pelatih buka sukarelawan komunitas. Ia akhirnya diangkat untuk menangani klub liga Panama, San Fransisco.
Namun, ia baru bisa berhasil menjuarai liga saat menangani Panama Viejo sebelum akhirnya dilirik untuk melatih tim nasional Panama U-20. Timnas junior Panama ini mengalami peningkatan hingga akhirnya lolos ke Piala Dunia U-20.
Meski tidak menjadi pelatih saat Panama lolos ke Piala Dunia 2018, jasanya dalam membangun sepak bola Panama terbukti dari cetakan pemainnya. Banyak pemain Panama saat itu yang juga merupakan anak asuhnya di timnas junior.
“Gary adalah pelatih pertama kami. Dia membuka pintu bagi kami pada momen yang sangat berbeda dalam sejarah sepak bola Panama dan memberi kami pengetahuan. Manajemennya sangat fenomenal,” kata penyerang Panama, Blas Perez kepada Guardian.
Selain Blas Peres, kapten timnas Panama, Roman Torres juga pernah bermain di bawah asuhan Stempel.
Berkat prestasi gemilangnya dalam membangun sepak bola Panama, Stempel mendapat banyak pujian hingga penghargaan, termasuk penghargaan MBE dari kerajaan Inggris pada 2019 lalu.
