Kumparan Logo

Kisah Pilu Timnas Palestina: 'Digembosi' di Kualifikasi Piala Dunia

kumparanBOLAverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Timnas Sepak Bola Palestina. Foto: Karim Jaafar/AFP
zoom-in-whitePerbesar
Timnas Sepak Bola Palestina. Foto: Karim Jaafar/AFP

Konflik di wilayah Palestina akibat serangan Israel telah berdampak pada seluruh sektor dalam lini kehidupan, tak terkecuali ranah sepak bola di sana. Gara-gara itu, mimpi mereka tampil di Piala Dunia sirna.

Sepak bola menjadi salah satu kendaraan Palestina untuk menarik simpati warga dunia. Pada tahun 1928, sebenarnya sudah terbentuk semacam federasi untuk mengelola sepak bola Palestina. Namun, seiring berjalannya waktu federasi tersebut mengalami perubahan.

Tahun 1998 menjadi masa terpenting bagi sepak bola Palestina. Mereka akhirnya mendapatkan pengakuan dari FIFA dan AFC. Ini menjadi langkah awal Palestina untuk ikut berkompetisi bersama negara-negara lain di level profesional.

Berbicara soal Timnas Palestina, mungkin sedikit banyak berbeda dari timnas negara mana pun. Timnas Palestina dipaksa terlibat dalam konflik dengan Israel. Hal ini tentu mengganggu konsentrasi skuad Timnas Palestina itu sendiri.

Timnas Sepak Bola Palestina. Foto: Karim Sahib/AFP

Konflik dengan Israel memang amat mengganggu Timnas Palestina. Menurut laporan These Football Times, Timnas Palestina sampai 'digembosi' di Kualifikasi Piala Dunia 2006.

Kejadian ini bermula pada Juni 2004. Timnas Palestina kala itu tengah bersiap bertolak ke Uzbekistan dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2006. Palestina sebelumnya memang tampil memukau. Mereka sukses melibas China Taipei 8-0 dan menahan imbang tim kuat Irak 1-1.

Nah, beberapa hari jelang keberangkatan, otoritas Israel menjegal Timnas Palestina. Alhasil, Palestina menurunkan skuad seadanya di laga tandang kontra Uzbekistan. Mereka akhirnya keok 0-3. Padahal, jika bisa menurunkan skuad terbaik, bukan tak mungkin Palestina bakal meraih hasil positif.

Insiden itu membikin kondisi tim berantakan. Palestina yang sempat menjadi pemuncak grup, perlahan tergusur dan finis ke posisi ke-3. Alhasil, mereka gagal melaju ke putaran final Piala Dunia 2006.

Timnas Palestina gagal ke putaran final Piala Dunia 2006. Foto: Mohamed el-Shahed / AFP

Insiden itu nyatanya hanya sebagian kecil dari masalah Timnas Palestina. Pada tahun 2006, mereka juga pernah batal berangkat ke Singapura karena permasalahan visa keluar.

Hal ini juga terjadi dua tahun berselang. Keberangkatan Timnas Palestina juga dipersulit saat ingin mengikuti Challenge Cup 2008 di India.

---

embed from external kumparan