Kumparan Logo

Kisah Tragis Kiper Inter Milan: Tak Main Selama 6 Tahun, Dapat 2 Kartu Merah

kumparanBOLAverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Logo Inter Milan di tribune San Siro. Foto: AFP/Giuseppe Cacace
zoom-in-whitePerbesar
Logo Inter Milan di tribune San Siro. Foto: AFP/Giuseppe Cacace

Unik betul kiprah penjaga gawang Inter Milan ini. Meski tidak pernah bermain sedetik pun dalam enam tahun terakhir, ia justru mengoleksi dua kartu merah di penghujung masa baktinya. Lho, kok bisa?

Perkenalkan, ia adalah Tommaso Berni. Kiper pelapis Inter Milan yang dibayar untuk 'nganggur' selama enam musim ke belakang. Teranyar, I Nerazzurri secara resmi telah melepas penjaga gawang berusia 37 tahun tersebut.

Seperti diwartakan Sport Bible, Berni merupakan salah satu jebolan akademi Inter Milan di akhir tahun 90-an hingga awal 2000-an.

instagram embed

Namanya memang asing di telinga para pendukung Inter sekali pun. Hal itu karena Berni kerap berpindah-pindah klub sebelum akhirnya bergabung sebagai kiper cadangan Inter Milan.

Pada 2001, Berni menandatangani kontrak profesional pertamanya bersama Wimbledon, tim divisi kedua Liga Inggris. Tak bertahan lama, ia kemudian hijrah ke Serie C bersama Tanana Calcio. Setelah itu, kariernya mulai diperhitungkan kala Lazio meminangnya di musim 2006/07.

Inter Milan vs Shakhtar Donetsk. Foto: Sascha Steinbach/Reuters

Bersama Lazio, ia justru dilempar ke sana sini. Mulai dari US Salernitana (klub Serie B), S.C Braga (Liga Portugal), hingga akhirnya kembali ke Serie A bersama Sampdoria dan Torino.

Lalu, pada musim 2014/15, Berni resmi dipulangkan Inter Milan dengan status bebas transfer. Pulang ke 'rumah' nyatanya tak menjamin Berni mendapatkan menit bermain yang lebih.

Per statistik Transfermarkt, penjaga gawang berpaspor Italia tersebut tak sedetik pun bermain untuk Inter sejak didatangkan di musim tersebut.

Malah, di musim lalu, Berni justru diganjar kartu merah dua kali oleh wasit. Kartu merah pertama ia dapatkan usai laga Inter Milan kontra Cagliari di bulan Januari.

Kala itu, ia dinilai melakukan protes berlebihan karena bertepuk tangan secara provokatif di hadapan wasit. Tak hanya itu, Berni juga diganjar sanksi oleh komisi disiplin Serie A.

Pemain Inter MIlan Nicolo Barella (tengah) melakukan seleberasi dengan rekan timnya usai mencetak gol ke gawang Bayer Leverkusen di Esprit Arena, Dusseldorf, Jerman, Senin (10/8). Foto: Dean Mouhtaropoulos/Pool via REUTERS

Lima bulan berselang, tepatnya pada Juni, Berni kembali bikin ulah. Ia kedapatan memaki wasit dengan kalimat kotor di laga melawan Parma. Alhasil, Berni diusir ke luar dari bangku cadangan di menit ke-68.

Menyongsong musim 2020/21 Inter mulai berbenah diri. Berni akhirnya resmi dilepas tanpa sedetik pun bermain bersama Inter sejak didatangkan pada 2014 silam.

Penulis: Mohammad Insan Bagus Laksono