Kumparan Logo

Laga Dibatalkan, Manajer Persebaya Akan Ajukan Protes

kumparanBOLAverified-green

clock
comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Maskot Persebaya Surabaya. (Foto: Twitter @Liga1Match)
zoom-in-whitePerbesar
Maskot Persebaya Surabaya. (Foto: Twitter @Liga1Match)

Laga Persija Jakarta melawan Persebaya Surabaya tadinya bakal digelar di Stadion Sultan Agung, Minggu (3/6/2018) malam WIB. Persija harus menjalani laga kandang di Stadion Sultan Agung lantaran tak mendapatkan izin untuk berlaga di Jakarta dan sekitarnya.

Walaupun tidak digelar di Jakarta, Jakmania tetap antusias untuk mendukung tim kesayangannya langsung dari stadion. Sementara, rombongan kelompok suporter Persebaya, Bonek, juga datang membanjiri stadion dengan tujuan serupa, mendukung Persebaya dalam melakoni laga tandangnya.

Sayangnya, terjadi gesekan antara rombongan Jakmania dan Bonek yang telah berada di sekitar stadion. Kericuhan pun tak dapat dihindarkan. Mulai pagi hingga siang, saling serang terjadi antara kedua kelompok suporter. Bentrokan antarsuporter ini memaksa pihak kepolisian untuk membatalkan laga.

Batalnya laga Persija dan Persebaya masih menuai polemik dan kekecewaan. Manajer Persebaya, Chairul Basalamah, mempertanyakan kesiapan panpel dalam menggelar laga yang mempertemukan Persija dan Persebaya ini.

Pasalnya, selama menjadi manajer tim, ia tidak pernah mendapati kejadian seperti ini. Ia menilai, pihak panpel tidak siap menghelat pertandingan dengan skala yang tergolong besar. Menurut pandangannya, kesiapan panitia tidak seimbang bila dibandingkan dengan potensi membludaknya tim pendukung kedua tim.

GOR Pajajaran di dominasi warna kebanggaan Bonek. (Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
GOR Pajajaran di dominasi warna kebanggaan Bonek. (Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan)

"Kami ingin berupaya mengajukan protes bahwa keadaannya seperti kacau, karena tidak pernah kejadian seperti ini. Semua chaos. Setiap pihak (panpel dan keamanan) mengalami kebingungan dalam mempersiapkan pertandingan," ungkap sosok yang akrab dipanggil Abud ini.

Sementara itu, setelah pembatalan tersebut, Abud mengaku, timnya akan terbang pulang kembali ke Surabaya pada Senin (4/6) untuk kembali berlatih dan mempersiapkan laga lanjutan Liga 1.

"Kemungkinan besok pagi karena sudah ada surat. Besok pagi akan pulang kembali Surabaya. Tidak apa-apa pulang lebih awal meskipun sudah booking hotel dan pesawat," tandasnya.