kumparan
19 November 2019 18:13

Lagi-lagi Messi Jadi Pusat Keributan di Lapangan

Lionel Messi (PTR)
Lionel Messi saat merayakan gol untuk Barcelona. Foto: REUTERS/Albert Gea
Lionel Messi tak hanya jago mengolah bola. Dia juga berbakat jadi seorang bad boy di lapangan. Sudah banyak contohnya. Misalnya, ketika Argentina menghadapi Brasil dalam laga persahabatan pada Sabtu (16/11) lalu.
ADVERTISEMENT
Waktu itu Messi sempat cekcok dengan pelatih Brasil, Tite. Dalam sebuah momen, Messi menghampiri area touchline Brasil dan menempatkan telunjuk di depan mulutnya. Ia tampak menyuruh Tite untuk diam.
Kali ini, di pertandingan persahabatan Argentina vs Uruguay, Selasa (19/11/2019) dini hari WIB, Messi melakukan hal serupa. Ia terlibat adu mulut dengan Edinson Cavani. Ini terjadi setelah Messi dilanggar.
Adu mulut itu terjadi menjelang akhir babak pertama. Metro memberitakan bahwa Cavani mengajak Messi berkelahi. Tantangan itu direspons Messi dengan ucapan 'kapan pun kamu mau'.
Keduanya tidak sampai baku hantam di lapangan. Tapi, banyak pemain harus memisahkan Messi dan Cavani. Pemain Uruguay Diego Godin berusaha menenangkan kondisi dengan merangkul Messi.
Luis Suarez juga turut beraksi mendinginkan suasana. Ia membujuk Messi yang memang kawan karibnya itu untuk tetap tenang.
ADVERTISEMENT
Muncul juga laporan kalau keduanya kembali bertengkar saat turun minum. Menurut Fox Sports, Messi dan Cavani akhirnya berkelahi di terowongan, tetapi ada Suarez yang bisa melerai keduanya.
Suarez dan Messi.
Luis Suarez berusaha menenangkan Lionel Messi. Foto: RONEN ZVULUN/REUTERS.
Cavani sendiri sudah berkomentar soal adu mulutnya dengan Messi. Ia mengatakan bahwa kejadian semacam ini normal adanya, mengingat panasnya pertandingan itu.
"Itu adalah suatu hal klasik dalam sebuah pertandingan dengan banyak gesekan dan tekel kuat," kata Cavani kepada ESPN.
"Kedua pihak telah melakukan hal yang baik. Kami berpisah dengan perasaan positif dan kami juga berusaha untuk bermain sepak bola yang baik," lanjut dia.
Boleh dibilang, bakat Messi menarik masalah ini sudah terlihat sejak ia debut pertama kali bersama Argentina. Di debutnya itu Messi yang baru bermain selama dua menit diganjar kartu merah.
ADVERTISEMENT
Itu terjadi saat Timnas Argentina melawan Hongaria pada 17 Agustus 2005 dalam sebuah laga persahabatan. Wasit menghukum Messi karena ia dianggap mengayunkan tangannya ke arah Vilmos Vanczák.
Meski begitu, menurut data dari Transfermarkt, Messi baru dua kali mendapat kartu merah saat membela Timnas Argentina. Kartu merah pertama terjadi saat debutnya, sedangkan yang kedua terjadi saat ia membela tim Tango melawan Cile di Copa America tengah tahun 2019.
Terlepas dari kontroversi dan sifat gampang panasnya, Messi adalah salah satu pemain terbaik dunia. Lagi pula, momen-momen semacam ini yang membuat sepak bola semakin berwarna.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan