Kumparan Logo
Christian Pulisic (C)
Christian Pulisic menangkan Chelsea atas Valencia.

Larangan Transfer Dicabut, Chelsea Bisa Belanja Pemain di Januari

kumparanBOLAverified-green

comment
65
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Frank Lampard di laga Chelsea vs Ajax. Foto: REUTERS/David Klein
zoom-in-whitePerbesar
Frank Lampard di laga Chelsea vs Ajax. Foto: REUTERS/David Klein

Chelsea bisa bernapas lega. Banding yang mereka layangkan menyoal larangan transfer diterima dengan baik. Alhasil, larangan transfer Chelsea didiskon dan mereka bisa belanja pemain di bursa transfer Januari 2020 mendatang.

Chelsea mendapatkan hukuman larangan melakukan pembelian pemain dalam dua bursa transfer pada Februari 2019 silam. Kala itu, mereka dinilai menyalahi aturan FIFA menyoal transfer pemain berusia di bawah 18 tahun.

FIFA menemukan 29 insiden menyangkut pelanggaran tersebut. Selain hukuman larangan transfer, Chelsea juga mesti membayar denda sebesar 460 ribu poundsterling.

Sebulan kemudian, Chelsea meminta FIFA untuk menunda hukuman tersebut selama setahun. Namun, permintaan tersebut ditolak mentah-mentah.

Alhasil, Chelsea membawa perkara ini ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) pada Juni 2019. Ya, benar, kala itu, The Blues mengajukan banding terhadap hukuman larangan transfer ini.

Menariknya, banding Chelsea itu baru diproses CAS pada 20 November silam. Akibatnya, mereka tetap tak bisa mengakuisisi pemain pada bursa transfer musim panas 2019/2020 lalu.

Christian Pulisic menangkan Chelsea atas Valencia. Foto: Reuters/Sergio Perez

Namun, Chelsea tetap kedatangan pemain baru dalam diri Christian Pulisic, yang memang sudah dibeli sebelum larangan transfer tersebut dijatuhkan.

Selain itu, Chelsea juga memermanenkan Mateo Kovacic pada bursa transfer musim panas lalu. Transfer Kovacic dibolehkan karena ia sudah terdaftar sebagai pemain Chelsea di musim sebelumnya.

Nah, CAS akhirnya menjatuhkan keputusan soal banding Chelsea ini pada Jumat, 6 Desember 2019 WIB. Menurut CAS, Chelsea memang membuat pelanggaran terhadap aturan FIFA.

Namun, CAS menemukan kenyataan bahwa pelanggaran yang dibuat Chelsea hanya sepertiga dari apa yang dinyatakan FIFA. Selain itu, CAS menetapkan bahwa pelanggaran Chelsea tidak seserius yang diberitakan FIFA.

Oleh karena itu, CAS memutuskan bahwa Chelsea hanya perlu menjalani larangan transfer selama satu jendela, yang notabene sudah dijalani pada bursa transfer musim panas 2019/2020.

X post embed

Buat Chelsea, ini jelas kabar baik. Pada November lalu, setelah banding mereka didengar CAS, pelatih Chelsea, Frank Lampard, sempat menegaskan bahwa timnya akan mempertimbangkan untuk membeli pemain baru apabila sudah boleh berbelanja.

“Kami selalu berupaya untuk mengembangkan tim kami di tiap bursa transfer. Tentu saja, itu apabila kami dibolehkan (untuk belanja) dan pemain yang kami inginkan memang lebih baik. Saya pribadi tertarik untuk menunggu apa yang terjadi karena ini jelas memengaruhi apa yang kami lakukan pada Januari nanti,” ucap Lampard, dikutip dari Evening Standard.

Sudah bukan rahasia bahwa Chelsea, berkat Roman Abramovich, merupakan salah satu tim terkuat dalam urusan finansial. Saat ini saja, mereka sudah dikaitkan dengan dua pemain muda jempolan asal Inggris, Jadon Sancho dan Ben Chilwell.

Tak akan mengagetkan apabila salah satu di antara mereka bakal digaet Chelsea di Januari nanti.

-----

Mau nonton bola langsung di Inggris? Ayo, ikutan Home of Premier League. Semua biaya ditanggung kumparan dan Supersoccer, gratis! Ayo, buruan daftar di sini. Tersedia juga hadiah bulanan berupa Polytron Smart TV, langganan Mola TV, dan jersi original.

collection embed figure