Ledek Taliban, Charlie Hebdo Pasang Gambar Wanita dengan Burkak Lionel Messi
·waktu baca 2 menit

Media Prancis, Charlie Hebdo, kembali membuat kontroversi dengan menyinggung Lionel Messi dan Taliban. Kali ini, memasang gambar wanita dengan burkak Messi sebagai cara untuk meledek Taliban.
Ilustrasi provokatif itu dirilis Charlie Hebdo setelah Taliban kembali menguasai Afghanistan. Mereka memasang gambar tersebut di halaman depan dan menulis bahwa Taliban akan sangat berbahaya.
Taliban, mereka jauh lebih buruk dari yang kita duga," tulis Charlie Hebdo, dikutip dari RT News.
Di sisi lain, banyak berspekulasi bahwa ilustrasi tersebut dibuat untuk menyindir hubungan Taliban dengan Qatar. Pemilik klub baru Messi, Paris Saint-Germain, berasal dari negara tersebut.
Qatar diketahui memiliki hubungan dengan Taliban. Negara Timur Tengah itu dilaporkan tetap menjaga kontak dengan Taliban saat mereka berkuasa di Afghanistan antara 1996 sampai 2001.
Sejumlah fan Messi menyebut bahwa Charlie Hebdo telah mencoreng nama baik La Pulga. Menurut mereka, sebaiknya Messi tidak diseret dalam masalah politik semacam ini.
"Tidak ada hubungannya dengan Messi, kami tidak peduli," tulis salah satu fan.
"Apa maksud dari halaman depan itu adalah ketika Anda membeli jersi PSG, termasuk Messi, yang terjual banyak, Anda memberi uang ke Qatar karena PSG milik mereka," ucap fan lainnya.
Ini bukan pertama kalinya Charlie Hebdo membuat kontroversi. Sebelumnya, mereka pernah membuat ilustrasi melecehkan Nabi Muhammad yang berujung pada serangan serangan mematikan di kantor pusat Charlie Hebdo di Paris, Prancis.
