Legenda Timnas Brasil dan Timnas Italia Bersatu Perangi Virus Corona

Pertandingan Italia vs Brasil di Piala Dunia 1982 akan selalu dikenang sebagai salah satu pertandingan sepak bola terhebat sepanjang masa. Tak sedikit yang menyebut laga tersebut sebagai final kepagian.
Italia dan Brasil, serta Argentina, tergabung dalam fase grup kedua Piala Dunia 1982. Dalam partai penentuan yang dihelat 5 Juli 1982 di Stadion Sarria, Barcelona, Italia dan Brasil berjumpa dalam bentrokan dua kutub sepak bola.
Timnas Italia, dengan Zona Mista yang dicetuskan Enzo Bearzot, adalah wakil sepak bola bertahan. Timnas Brasil, sementara itu, di bawah asuhan Tele Santana, menampilkan sepak bola paling atraktif dalam sejarah.
Paolo Rossi membuka keunggulan Italia pada menit ke-5 sebelum Socrates membobol gawang Dino Zoff tujuh menit kemudian. Rossi membawa Italia kembali unggul pada menit ke-25 tetapi Paulo Roberto Falcao menyamakan skor lagi pada menit ke-68.
Akhirnya, enam menit setelah gol Falcao, Rossi kembali menggetarkan jala gawang Waldir Peres untuk membawa Italia menang 3-2. Gli Azzurri pun lolos ke semifinal dan di akhir cerita keluar sebagai juara lewat kemenangan 3-1 atas Jerman Barat.
Usai Piala Dunia 1982, sejumlah bintang Brasil, mulai dari Junior, Socrates, hingga Zico hijrah ke Italia untuk melanjutkan kariernya. Junior ke Torino, Socrates ke Fiorentina, sementara Zico bergabung dengan Udinese. Mereka menyusul Falcao yang sudah sejak 1980 bermain untuk Roma.
Kiprah para bintang Brasil di Italia itu membangun persahabatan yang ternyata masih bertahan sampai sekarang, hampir empat dekade sejak pertandingan hebat itu berakhir. Lewat persahabatannya, legenda-legenda tersebut kini bersatu padu menghadapi musuh bernama virus corona.
Italia sempat menjadi negara yang terkena dampak virus corona paling parah sebelum predikat tersebut diambil alih Amerika Serikat. Kini, situasi di Negeri Piza perlahan mulai membaik meskipun masih ada 100 ribu lebih kasus aktif yang tercatat.
Brasil, sementara itu, masih berada dalam grafik menanjak. Per data Worldometers, Minggu (19/4/2020), terdapat 203 kasus baru yang muncul di Negeri Samba dalam sehari terakhir. Ada lebih dari 20 ribu kasus aktif di sana dan 2.300 orang lebih telah meninggal dunia.
Situasi ini membuat Falcao tergerak untuk melakukan sesuatu. Lewat sebuah video, pria 66 tahun itu mengajak orang-orang berdonasi untuk membantu penanganan virus corona, khususnya di wilayah-wilayah kumuh padat penduduk atau favela.
Sejauh ini Falcao sudah berhasil mengumpulkan dana sebesar $859.270 (sekitar Rp13,2 miliar). Falcao pun telah meminta eks rekan setimnya di Roma yang juga anggota Timnas Italia di Piala Dunia 1982, Bruno Conti, untuk menggalang dana.
Conti menyanggupi permintaan Falcao. Pria 65 tahun itu bahkan berhasil mengajak Rossi, Giuseppe Bergomi, Claudio Gentile, dan Franco Causio untuk bergabung dalam misi tersebut.
"Italia dan Brasil. Rival di lapangan tetapi bersatu melawan virus corona," tutur legenda Juventus, Causio, seperti dikutip dari Reuters.
Dengan segera, para legenda Timnas Italia itu merekam video berisik ajakan memberi sumbangan. Tak sampai satu hari, mereka berhasil mengumpulkan dana lebih dari 1 juta euro atau sekitar Rp16,8 miliar.
-----
Simak panduan lengkap dalam menghadapi pandemi corona dalam Pusat Informasi Corona. Sebuah inisiatif yang dirancang kumparan untuk membantu masyarakat Indonesia.
kumparanDerma membuka campaign crowdfunding untuk bantu pencegahan penyebaran corona virus. Yuk, bantu donasi sekarang!
