Kumparan Logo
Son Heung-min
Son Heung-min menjadi salah satu andalan Jose Mourinho di Tottenham.

Lewat Gol Sensasionalnya, Son Heung-min Menjelma Jadi Sonaldo Nazario

kumparanBOLAverified-green

comment
68
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Son Heung-min menghindari sergapan Dean Henderson. Foto: Reuters/Andrew Couldridge
zoom-in-whitePerbesar
Son Heung-min menghindari sergapan Dean Henderson. Foto: Reuters/Andrew Couldridge

74 meter dan 12 detik. Itulah jarak dan waktu yang ditempuh Son Heung-min untuk mencetak gol ketiga Tottenham Hotspur dalam kemenangan 5-0 atas Burnley pada pekan ke-14 Premier League, Sabtu (7/12/2019).

Menerima bola di depan kotak penalti sendiri, Son berlari cepat meninggalkan tiga pemain. Di depannya ada dua pemain berbeda yang coba menghalau tetapi bisa ia kelabui. Setelahnya, tiga pemain lain ikut mengejar tetapi lagi-lagi Son tak bisa dibendung.

Son akhirnya bisa mencapai kotak penalti Burnley dan berada dalam situasi satu lawan satu dengan kiper. Yang terjadi kemudian kian menyempurnakan aksi 'sonsasional' tersebut. Son melakukan sepakan yang berujung gol ketiga Tottenham.

Halo, Son, apakah kamu Ronaldo?. Foto: Eddie Keogh/REUTERS

Rekan-rekan Son lantas menghampirinya, sedangkan para suporter Lilywhites yang memenuhi Tottenham Hotspur Stadium terlihat bersorak-sorai. Di pinggir lapangan, Jose Mourinho tampak tersenyum bahagia yang juga terus berlanjut begitu laga usai.

Bukan semata karena membuat tim asuhannya kian menjauh. Gol tersebut juga tercipta lewat cara yang luar biasa. Mourinho bahkan menyamakannya dengan gol yang pernah dicetak Luiz Nazario da Lima alias Ronaldo untuk Barcelona bertahun-tahun silam.

"Bahkan sebelum mencetak gol ini, anak saya menyebutnya Sonaldo. Sonaldo Nazario," ujar Mourinho kepada BBC.

"Hari ini Son menjelma menjadi Sonaldo Nazario karena satu-satunya hal yang terlintas di pikiran saya adalah gol yang membuat saya merasa terhormat karena menyaksikannya bersama Mr. [Bobby] Robson. Ronaldo Nazario mencetak gol yang mirip dengan gol Son," jelas Mourinho.

Mourinho merujuk gol yang dicetak Ronaldo untuk Barcelona saat melawan Compostela pada 1996/97. Kala itu Ronaldo melewati sejumlah pemain lawan sebelum mencetak gol. Di sisi lain, Mourinho sendiri masih bertugas sebagai penerjemah.

X post embed

"Itu gol yang luar biasa. Saya tahu bahwa dia akan berhadapan langsung dengan penjaga gawang dan kontrolnya itu... dia tak bisa dihentikan. Kiper lawan bermain bagus. Namun, Son tetap bisa mencetak gol," papar Mourinho.

Bersama Dele Alli, Son Heung-min memang menjadi salah satu tumpuan Mourinho di Tottenham. Sejak manajer asal Portugal itu masuk, ia sudah mencatatkan dua gol dan empat assist dalam empat pertandingan Premier League.

---

Mau nonton bola langsung di Inggris? Ayo, ikutan Home of Premier League. Semua biaya ditanggung kumparan dan Supersoccer, gratis! Ayo, buruan daftar di sini. Tersedia juga hadiah bulanan berupa Polytron Smart TV, langganan Mola TV, dan jersi original.

collection embed figure