Liga Champions: Gol Donny van de Beek Menangkan Ajax atas Spurs

Meski harus bersusah payah, Ajax Amsterdam sukses meraih hasil positif saat bersua Tottenham Hotspur pada semifinal leg pertama Liga Champions, Rabu (1/5/2019) dini hari WIB. Bertamu ke Tottenham Hotspur Stadium, Ajax pulang dengan kemenangan tipis 1-0 via gol Donny van de Beek di menit 15.
Hasil ini jelas memberatkan langkah The Liliywhites saat melakoni leg kedua yang bakal tersaji di Johan Cruyff Arena, Kamis (9/5) dini hari WIB. Sementara, Ajax berada di atas angin karena punya keunggulan gol tandang.
***
Karena absennya Son Heung-min dan Harry Kane, Mauricio Pochettino memasang Lucas Moura dan Fernando Llorente di lini serang Spurs. Dengan skema 3-1-4-2, mereka ditopang oleh Christian Eriksen, Delle Ali, dan Victor Wanyama di lini kedua. Sementara, Kieran Trippier dan Danny Rose menyisir kedua sisi lapangan.
Sementara, Erik ten Hag bisa menurunkan nama-nama terbaiknya sejak awal laga. Dusan Tadic yang mengemban peran false nine dalam skema 4-2-3-1, disokong oleh Donny van de Beek, Hakim Ziyech, dan David Neres. Kemudian, Frenkie de Jong dan Lasse Schone masih jadi andalan di lini tengah.
***
Di awal babak pertama, kedua tim kesulitan menembus kotak penalti lawan. Ajax memang memegang kendali penguasaan bola dengan mengandalkan operan-operan pendek, tetapi selalu terbentur rapatnya lini belakang Spurs yang langsung dipenuhi lima hingga enam pemain.
Itulah mengapa, tiga tendangan dari luar kotak milik Ajax sepanjang 14 menit pertama selalu tak menemui sasaran. Donny van de Beek melenceng dari gawang Hugo Lloris, sedangkan Schone dan Ziyech membentur pemain Spurs.
Kendati begitu, Ajax yang terus menggempur akhirnya bisa memecah kebuntuan di menit 15. Berawal dari umpan terobosan Ziyech, Van de Beek yang lolos dari jebakan offside mampu meneruskan bola dengan sepakan kaki kanan untuk menaklukkan Lloris.
Spurs yang terkurung tak banyak memberi perlawanan, bahkan tak ada satu pun percobaan yang mereka lepaskan sepanjang 20 menit laga berjalan. Kondisi ini tak terlepas dari pressing Ajax, sehingga Spurs kerap melepas long ball yang ditujukan kepada Llorente sebagai tembok untuk memantulkan bola.
Namun demikian, skema Spurs tak berjalan, sedangkan Ajax hampir saja menambah jumlah gol jika sepakan Van de Beek di menit 24 tak digagalkan Lloris. Dua menit berselang, Spurs akhirnya mendapat peluang pertama lewat sundulan Llorente usai menerima tendangan bebas Trippier.
Sial buat Spurs, momentum mereka untuk melawan malah terganggu dengan cederanya Jan Vertonghen usai mengalami benturan dengan kiper Ajax, Andre Onana. Pemain asal Belgia itu pun digantikan Moussa Sissoko yang bikin formasi Spurs berubah jadi 4-1-2-1-2 karena Sissoko difungsikan sebagai gelandang kanan.
Perubahan ini justru bikin Spurs lebih bisa meredam agresivitas Ajax yang tak melepas percobaan sepanjang 15 menit akhir. Sebaliknya, Spurs mendapat dua peluang dari Toby Alderweireld dan Sissoko, sayang tak ada satu pun yang mengarah tepat ke gawang.
Memasuki babak kedua, Spurs yang mulai keluar dari tekanan mengubah pendekatan bermain dengan meningkatkan agresivitas. Startegi ini membuahkan dua peluang bersih dari Alli, tetapi percobaan pertamanya di menit 50 ditepis Onana dan sundulannya sembilan menit berselang melenceng di atas mistar.
Ten Hag akhirnya melakukan penyegaran dengan memasukkan Noussair Mazraoui untuk mengganti Schone. Keputusan ini tepat dilakukan, meski tak membuat Ajax kembali menguasai permainan, serangan balik mereka di menit 78 hampir membungkam publik tuan rumah jika sepakan Neres tak membentur mistar.
Di 10 menit akhir pertandingan, Pochettino pun melakukan perombakan dengan menarik Trippier dan Rose untuk memasukkan Ben Davies dan Juan Foyth. Namun, keputusan ini tak meengubah hasil karena hingga akhir pertandingan Ajax sanggup menjaga keunggulan 1-0.
