Kumparan Logo

Lika-liku Chanathip Songkrasin: Jadi Polisi, Juara AFF, Gabung Jawara Jepang

kumparanBOLAverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Chanathip Songkrasin dari Thailand melakukan selebrasi usai mencetak gol pada leg pertama pertandingan final sepak bola AFF Suzuki Cup 2020 antara Indonesia dan Thailand di National Stadium, Singapura, 29 Desember 2021. Foto: Roslan RAHMAN / AFP
zoom-in-whitePerbesar
Chanathip Songkrasin dari Thailand melakukan selebrasi usai mencetak gol pada leg pertama pertandingan final sepak bola AFF Suzuki Cup 2020 antara Indonesia dan Thailand di National Stadium, Singapura, 29 Desember 2021. Foto: Roslan RAHMAN / AFP

Nama Chanathip Songkrasin melambung tinggi usai membawa Timnas Thailand juara Piala AFF 2020 beberapa waktu lalu. Perjalanan karier pemain 28 tahun ini juga unik, ia pernah menjadi polisi.

Chanathip Songkrasin memang merupakan pemain Thailand paling menonjol di Piala AFF 2020. Selain membawa 'Gajah Perang' juara, Chanathip juga dinobatkan sebagai pemain terbaik plus top skor.

Berkat penampilan gemilangnya itu, Chanathip akhirnya direkrut jawara Liga Jepang 2021, Kawasaki Frontale. Sebelumnya, si 'Messi Thailand' juga pernah bermain untuk klub Jepang, Hokkaido Consadole Sapporo.

Siam Sport mewartakan, Chanathip kecil memang sudah lekat dengan dunia 'si kulit bundar'. Ia tumbuh di Distrik Sampran, Provinsi Nakhon Pathom; dan berasal dari keluarga yang merupakan pedagang.

Andik Vermansyah yang disebut-sebut sebagai Messi-nya Indonesia bertukar jersey dengan Chanathip Songkrasin, Messi-nya Thailand. Foto: Aditia Noviansyah

Di tempat tersebut, Chanathip berlatih sepak bola di sebuah jalan kecil di depan rumahnya. Hobi dan bakatnya itu didukung penuh oleh sang ayah.

Chanathip Songkrasin juga pernah mengisi hidupnya dengan mengabdi untuk Thailand. Ia pernah bergabung kepolisian setempat, sebelum akhirnya hengkang pada 2017. Saat memutuskan pergi, Chanathip meninggalkan jabatannya sebagai Sersan Polisi.

Karier Chanathip semakin melejit usai meninggalkan profesinya sebagai polisi. Pada tahun yang sama, ia pertama kali hijrah ke Liga Jepang saat direkrut Hokkaido Consadole Sapporo.

Penampilan Chanathip bersama Hokkaido Consadole Sapporo juga cukup apik. Menurut statistik Transfermarkt, Chanathip diturunkan di 123 pertandingan lintas ajang, mencetak 15 gol dan 24 assist dalam empat musim.

Kini, Chanathip Songkrasin sudah resmi berlabuh ke tim Jepang yang lebih besar, Kawasaki Frontale. Lantas, mampukah ia bersinar di klub raksasa Jepang itu? Menarik dinantikan.