Kumparan Logo

Lionel Messi Bersiap Jalani Laga Perpisahan Bersejarah Bersama Argentina

kumparanBOLAverified-green

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Lionel Messi mengambil waktu sejenak setelah gagal mencetak gol ke gawang Nashville SC. Foto: Jim Rassol/Imagn Image/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Lionel Messi mengambil waktu sejenak setelah gagal mencetak gol ke gawang Nashville SC. Foto: Jim Rassol/Imagn Image/REUTERS

Lionel Messi mengunjungi pemusatan latihan tim nasional Argentina di Ezeiza untuk mempersiapkan laga perpisahan emosional melawan Benin pekan ini. Penyerang legendaris berusia 39 tahun tersebut akan mengenakan seragam Albiceleste untuk terakhir kalinya di Buenos Aires. Momen bersejarah ini menandai akhir dari pengabdian luar biasa sang kapten selama 21 tahun di level internasional.

Pasukan Lionel Scaloni menyambut sang kapten dengan moral yang sangat tinggi setelah meraih dua kemenangan besar sebelumnya. Mereka sukses melibas Bolivia dengan skor telak 4-0 sebelum kemudian menghancurkan Burkina Faso tujuh gol tanpa balas. Sesi latihan perdana Messi langsung ditutup dengan acara makan malam asado tradisional bersama seluruh anggota skuad.

Penghormatan Layak untuk Sang Megabintang di Monumental

Laga seremonial yang akan digelar di Estadio Monumental ini dirancang khusus sebagai bentuk apresiasi tertinggi publik Argentina. Presiden Asosiasi Sepak Bola Argentina atau AFA Claudio Tapia menegaskan komitmen federasi untuk menyajikan pesta perpisahan yang megah.

“Kami mengambil keputusan untuk mengundang pemain terbaik di dunia, simbol tim nasional kami, kapten kami, Lionel Andres Messi, agar dia bisa mendapatkan perpisahan yang layak dia dapatkan di Argentina,” ujar Tapia.

Messi sendiri memegang rekor nasional yang fantastis dengan sumbangan 125 gol dari total 207 penampilan. Karier internasionalnya mencapai puncak kejayaan lewat raihan trofi Piala Dunia, dua gelar Copa America, serta satu trofi Finalissima.

Kehadiran Rekan Juara dan Penolakan dari Pihak Klub

Sejumlah pilar penting seperti Giovani Lo Celso, Rodrigo De Paul, dan Nicolas Otamendi dipastikan tampil mengawal laga terakhir sang kapten. Gelas gelandang Leandro Paredes juga akan hadir memberikan dukungan langsung dari tribun penonton meski sedang menjalani sanksi berat. Paredes terkena skorsing sepuluh pertandingan dari FIFA setelah insiden yang terjadi pada final Piala Dunia 2026.

Namun pesta perpisahan ini harus berlangsung tanpa kehadiran Paulo Dybala dan Nahuel Molina. Klub asal Italia AS Roma menolak memberikan izin kepada kedua pemain tersebut untuk terbang ke Amerika Selatan.

Jersey Khusus dan Masa Depan Bersama Inter Miami

Argentina akan mengenakan seragam khusus one-off yang dihiasi gambar Matahari Mei dan daun laurel di sekeliling nomor punggung sepuluh. Setelah peluit akhir berbunyi di Buenos Aires, Messi akan langsung memfokuskan kembali perhatiannya kepada level klub. Ia masih terikat kontrak profesional bersama klub Amerika Serikat Inter Miami hingga akhir musim kompetisi MLS tahun 2028.

Sementara itu pelatih Lionel Scaloni harus segera bersiap mengalihkan fokus untuk mengintegrasikan generasi baru ke dalam tim. Langkah regenerasi ini sangat krusial bagi Albiceleste guna menghadapi siklus turnamen besar berikutnya tanpa kehadiran sang legenda.