Lisandro Martinez Kritik Kebijakan Transfer Manchester United

Bek Manchester United Lisandro Martinez mengecam strategi perekrutan jajaran direksi klubnya setelah kekalahan dua gol tanpa balas dari Atletico Madrid di ajang kompetisi Eropa pekan ini. Seperti dikutip dari Goal, pemain belakang asal Argentina tersebut mengarahkan kritik secara langsung kepada Direktur Sepak Bola Jason Wilcox di ibu kota Spanyol.
Kekalahan menyakitkan tersebut dipastikan lewat gol cepat Pablo Barrios pada detik ke-50 serta sepakan Ademola Lookman pada babak kedua. Kartu merah yang diterima Leny Yoro turut memperparah kondisi tim hingga memperpanjang rekor tanpa kemenangan mereka menjadi lima pertandingan di semua kompetisi.
Sorotan Tajam Terhadap Kinerja Direksi Klub
Manajemen klub sebenarnya telah mengucurkan dana sebesar 192 juta poundsterling untuk memboyong deretan pemain baru seperti Carlos Baleba, Youri Tielemans, dan Andrey Santos. Namun, investasi besar tersebut dinilai belum memberikan dampak signifikan terhadap performa skuad di lapangan.
Martinez secara terbuka menyampaikan rasa frustrasinya yang mendalam terkait kebijakan belanja pemain yang dianggap kurang mumpuni untuk bersaing di level tertinggi. Pemain berusia 28 tahun itu merasa bahwa langkah manajemen belum sejalan dengan ambisi skuad untuk menghadapi klub-klub elite Eropa.
“Saya harus banyak mengendalikan diri, namun terkadang ini adalah cerminan di dalam cermin tentang bagaimana klub kita saat ini,” ujar Martinez kepada Amazon Prime. “Kami menjalani musim yang luar biasa musim lalu dan sekarang kami berharap lebih dari jajaran pimpinan untuk mendatangkan lebih banyak pemain agar dapat bersaing.”
“Saya berharap lebih dari technical director kami,” kata Martinez menambahkan. “Jujur saja, sebagai pemain kami harus berbuat lebih banyak, tetapi sangat penting bagi klub untuk membangun skuad yang kuat agar siap menghadapi malam pertandingan seperti ini.”
Tekanan Besar Menyelimuti Posisi Pelatih Kepala
Performa buruk yang membuat Setan Merah terpuruk di peringkat ke-13 klasemen sementara Premier League makin memperbesar tekanan terhadap pelatih kepala Michael Carrick. Tim yang bermarkas di Old Trafford tersebut sejauh ini baru mencatatkan satu kemenangan di liga domestik.
Martinez menyayangkan hilangnya momentum positif yang telah dibangun oleh seluruh anggota tim pada musim sebelumnya. Ia merasa kecewa karena timnya tidak menunjukkan perlawanan maksimal saat bertandang ke markas Atletico Madrid.
“Musim lalu kami melakukan segalanya dan menciptakan fondasi untuk menjadi tim yang luar biasa,” tutur Martinez. “Sangat menjengkelkan dan mengecewakan datang ke sini tanpa melihat tim saya berusaha mendapatkan hasil yang luar biasa.”
Pemain bernomor punggung tersebut juga menolak gagasan bahwa pergantian pelatih merupakan satu-satunya solusi untuk menyelesaikan krisis internal klub. Menurutnya, jajaran manajemen harus mulai membenahi area lain di luar struktur tim kepelatihan.
Laga Tandang Berat Menanti di Elland Road
Ujian berat berikutnya sudah menanti skuad asuhan Michael Carrick pada akhir pekan ini saat bertandang ke markas rival abadi mereka, Leeds United. Manchester United datang ke Elland Road dengan beban catatan rekor poin terendah dari enam laga pembuka liga sejak musim 1986.
Selain tuntutan bangkit dari tren negatif pasca hasil imbang melawan Tottenham Hotspur pekan lalu, tim pelatih juga dihadapkan pada krisis lini belakang. Badai cedera serta hukuman akumulasi kartu membuat pilihan pemain di barisan pertahanan menjadi sangat terbatas.
