Kumparan Logo

Lisandro Martinez Kritik Tajam Petinggi Manchester United Usai Kalah

kumparanBOLAverified-green

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pemain Manchester United, Lisandro Martinez. Foto: Instagram/@manchesterunited
zoom-in-whitePerbesar
Pemain Manchester United, Lisandro Martinez. Foto: Instagram/@manchesterunited

Bek Manchester United Lisandro Martinez mengecam jajaran hierarki manajemen klubnya setelah kekalahan 0-2 dari Atletico Madrid dalam ajang Liga Champions pada Selasa malam. Seperti dikutip dari laporan Sky Sports, pemain asal Argentina tersebut melontarkan kritik keras terkait minimnya investasi pemain baru pada bursa transfer musim panas lalu.

Wawancara post-match yang mengejutkan tersebut secara khusus menargetkan Direktur Teknik Jason Wilcox atas kegagalan memperkuat posisi bek kiri dan lini depan. Martinez menilai kegagalan klub dalam mendatangkan amunisi tambahan berdampak langsung pada penurunan performa tim yang kini mencatatkan lima laga berturut-turut tanpa kemenangan.

Sindiran Terbuka untuk Manajemen Klub

Martinez menegaskan bahwa tim sangat membutuhkan tambahan pemain berkualitas untuk mampu bersaing di kompetisi tingkat tinggi. Menurutnya, kegagalan manajemen dalam mendatangkan amunisi baru telah menghambat ambisi klub yang musim lalu berhasil finis di peringkat ketiga Premier League.

Ia secara terbuka mengungkapkan kekecewaannya terhadap kinerja manajemen klub saat berbicara kepada media pascapertandingan. “Saya harus banyak mengontrol diri sendiri, tetapi terkadang ini adalah cerminan dari kondisi klub kami saat ini. Kami memiliki musim fantastis tahun lalu, dan kini kami berharap lebih banyak dari jajaran atas untuk mendatangkan lebih banyak pemain agar bisa bersaing,” ujar Martinez.

Pemain bertahan itu juga tidak segan menyebut nama pejabat spesifik di jajaran manajemen klub. “Saya berharap lebih dari direktur teknis kami. Saya harus jujur. Dan juga, sebagai pemain, kami harus melakukan lebih banyak hal,” tambahnya sembari membela manajer Michael Carrick yang kini semakin berada di bawah tekanan besar.

Respons Michael Carrick dan Legenda Klub

Wawancara kontroversial tersebut langsung mendominasi sesi konferensi pers setelah pertandingan usai. Manajer Manchester United Michael Carrick mencoba meredam suasana dengan menilai bahwa ucapan anak asuhnya tersebut hanyalah luapan emosi sesaat setelah hasil yang mengecewakan.

Mantan striker Manchester United Wayne Rooney justru memberikan kritik tajam terhadap aksi blak-blakan Martinez tersebut. Rooney menilai pernyataan sang bek sudah melampaui batas dan berpotensi merusak keharmonisan internal tim. “Saya pikir dia mungkin melangkah terlalu jauh. Itu adalah tugas manajer, dan hal seperti itu seharusnya tetap berada di internal klub,” tegas Rooney.

Rooney menambahkan bahwa Bruno Fernandes sebagai kapten tim adalah satu-satunya sosok yang memiliki hak untuk angkat bicara secara terbuka. Pengamat sepak bola Jamie Carragher turut menilai tindakan Martinez sangat buruk karena justru menciptakan kegaduhan media di saat tim sedang terpuruk.

Pembelaan Suporter dan Ancaman Performa

Kendati menuai kecaman dari para pengamat sepak bola, ucapan Martinez justru mendapat dukungan luas dari sebagian suporter Manchester United. Banyak penggemar menganggap sang pemain telah mewakili kekecewaan mereka terhadap kebijakan pemilik klub yang dianggap lambat dalam pembenahan skuat.

Kekalahan dari Atletico Madrid kini semakin memperpanjang tren negatif Setan Merah jelang laga-laga berat mendatang. Tim asuhan Michael Carrick harus segera bangkit saat bersiap melakoni laga Premier League berikutnya melawan Leeds United pada akhir pekan ini.