Liverpool Berupaya Bawa Keluar Naby Keita yang Terjebak Kudeta di Guinea
·waktu baca 1 menit

Liverpool tengah berupaya untuk membawa Naby Keita keluar dari negaranya. Eks gelandang RB Leipzig itu terjebak di Guinea yang tengah bergejolak karena kudeta militer.
Keita seharusnya bermain membela Guinea di ajang Pra-Piala Dunia 2022 melawan Maroko. Namun, laga tersebut dibatalkan setelah sekelompok tentara dilaporkan menggulingkan Presiden Alpha Conde dan kemudian membubarkan pemerintah.
"Kami terus berhubungan dengan Naby dan telah berkomunikasi secara teratur melalui manajemen tim nasionalnya," ujar Liverpool dalam keterangan resminya dilansir Reuters.
"Kami puas bahwa dia aman dan dirawat dengan baik. Jelas situasinya lancar dan kami akan mempertahankan dialog reguler dengan otoritas terkait saat kami berupaya membawa Naby Keita kembali ke Liverpool pada waktu yang tepat dan aman," tambahnya.
Situasi di Guinea memang tengah memanas. Baku tembak terjadi di sekitar Istana Kepresidenan. Kepala Unit Tentara Elite Guinea, Mamady Doumbouya, lalu mengumumkan bahwa pemerintahan sudah runtuh.
Sejauh ini, Keita memang menjadi pilihan utama Liverpool di musim 2021/22. Sudah dua laga dimainkan oleh pemain berusia 26 tahun. Kedatangan Keita akan membantu Liverpool di tengah jadwal yang padat. Sebab, mereka akan mentas di Liga Champions tengah pekan mendatang.
