Kumparan Logo

Hajar San Marino 7-0, Jerman Perkasa di Puncak Klasemen

kumparanBOLAverified-green

clock
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Jerman menghancurkan San Marino tanpa sisa. (Foto: Michaela Rehle/Reuters )
zoom-in-whitePerbesar
Jerman menghancurkan San Marino tanpa sisa. (Foto: Michaela Rehle/Reuters )

Jerman terus menjaga catatan kemenangannya di ajang Kualifikasi Piala Dunia 2018 Zona Eropa. Menjamu San Marino di Stadion Nuernberg, Sabtu (11/6) dini hari WIB, skuat asuhan Joachim Loew berhasil memetik angka penuh setelah mengalahkan San Marino dengan skor telak 7-0.

Tujuh gol kemenangan Der Panzer diciptakan oleh Julian Draxler pada menit ke-11, Sandro Wagner 16’, 29’, 85’, Amin Younes 38’, Shkodran Mustafi 47’, dan Julian Brandt 72’.

Dengan kemenangan ini, Jerman semakin mengukuhkan posisinya di puncak klasemen Grup C dengan raihan 18 poin dari enam laga. Mereka unggul lima angka atas Irlandia Utara yang bertengger di posisi kedua klasemen.

Imbas absennya beberapa pemain pilar, Loew menurunkan beberapa pemain debutan dalam pertandingan ini. Mengusung pakem 3-5-2, Loew menurunkan Sandro Wagner, Lars Stindl, dan Amin Younes sebagai pemain inti.

Meski tampil dengan skuat debutan, Jerman seakan tak kehilangan taji. Laga baru berjalan 11 menit, Draxler berhasil mencetak gol memanfaatkan bola muntah hasil kemelut di dalam kotak penalti San Marino.

Lima menit berselang, giliran Wagner yang mencetak gol memanfaatkan umpan silang Joshua Kimmich dari daerah permainan San Marino. Gol ini pun menandai debut Wagner bersama Jerman.

Unggul 2-0 tak membuat Jerman berhenti memberikan tekanan kepada San Marino. Pada menit ke-24, Younes nyaris mencetak gol melalui aksi individu. Dua menit berselang, giliran Emre Can yang nyaris menambah keunggulan.

Latihan Timnas Jerman sebelum laga kontra Inggris. (Foto: Reuters)
zoom-in-whitePerbesar
Latihan Timnas Jerman sebelum laga kontra Inggris. (Foto: Reuters)

Memasuki menit ke-29, Wagner kembali mencatatkan namanya di papan skor. Memanfaatkan umpan terobosan Younes, Wagner yang lepas dari jebakan off-side, berhasil melepaskan sepakan pelan yang gagal dihalau oleh kiper San Marino, Elia Benedettini.

Sembilan menit setelah gol tersebut, Jerman kembali menambah angka. Berawal dari kegagalan pemain San Marino, Pier Filippo Malazza, Younes berhasil mendapatkan bola dan melesakkannya ke gawang yang sudah kosong.

Pada babak kedua, Jerman tak mengurangi intensitas serangan. Lewat situasi bola mati, Jerman kembali mencetak gol setelah Mustafi memanfaatkan sepak pojok Draxler di sebelah kiri pertahanan San Marino.

Percobaan demi percobaan dilakukan oleh pemain Jerman pada sisa pertandingan. Tak kunjung mencetak gol, Loew memasukkan Marvin Plattenhardt, Timo Werner, dan Diego Demme, untuk menambah keunggulan.

Kembali diawali oleh umpan silang Kimmich, Brandt menciptakan gol keenam dalam laga ini. Kemenangan Jerman ditutup oleh Wagner, lima menit sebelum pertandingan ini diakhiri oleh wasit.

Bagi San Marino, kekalahan telak ini membuat mereka semakin terjerembab di dasar klasemen tanpa poin. Dari enam pertandingan yang sudah dijalani, San Marino telah kebobolan 30 gol--di mana 15 gol di antaranya diciptakan dalam laga melawan Jerman.