Kumparan Logo

Lyon Belum Menyerah Tuntut Operator Ligue 1 meski Upaya Hukumnya Gagal

kumparanBOLAverified-green

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Ligue 1. Foto: AFP
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Ligue 1. Foto: AFP

Keputusan LFP untuk mengakhiri kompetisi Ligue 1 dan Ligue 2 lebih dini menuai ketidakpuasan dari tiga kontestannya: Lyon, Amiens, dan Toulouse.

Ketiga klub tersebut merasa dirugikan. Karena Ligue 1 disetop secara prematur, Lyon tak bisa bermain di kompetisi Eropa musim depan, sementara Amiens dan Toulouse terdegradasi ke Ligue 2.

Maka, mereka pun mengajukan tuntutan hukum. Lyon, Amiens, dan Toulouse ingin LFP membatalkan keputusan penghentian kompetisi di tengah jalan.

embed from external kumparan

Tuntutan itu sendiri sudah ditolak oleh pengadilan pada Jumat (22/5/2020). Akan tetapi, Lyon, khususnya, belum menyerah. Mereka meminta LFP-nya Prancis meniru LFP-nya Spanyol.

Prancis dan Spanyol sama-sama memiliki operator kompetisi berakronim LFP. Bedanya, LFP Spanyol pimpinan Javier Tebas, menurut Les Gones, mau memperjuangkan kepentingan klub-klub peserta.

"Javier Tebas menjelaskan bahwa penghentian La Liga secara permanen bisa menimbulkan bencana ekonomi dan sosial bagi persepakbolaan Spanyol," tulis Lyon dalam surat resminya kepada LFP.

Memphis Depay merayakan kemenangan bersama Jason Denayer. Foto: Reuters/Emmanuel Foudrot

"Dia memperkirakan, kalau kompetisi dihentikan, kerugian akan mencapai 1 miliar euro. Namun, kalau kompetisi dilanjutkan tanpa penonton, kerugian hanya berada di angka 300 juta euro."

"Olympique Lyonnais berharap contoh yang diberikan Spanyol bisa membuat keputusan di Prancis dipikirkan ulang. Kami yakin saat ini pemain dan pelatih ingin kompetisi dilanjutkan kembali," tambah mereka.

Sabtu (23/5), Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sanchez, mengumumkan bahwa La Liga bisa dilanjutkan kembali pada 8 Juni 2020. LFP pimpinan Tebas pun diperkirakan bakal menyampaikan keputusan resminya soal kelanjutan liga pada hari ini, Minggu (24/5).

Sementara itu, LFP di Prancis memang menghadapi situasi berbeda. Mereka memutuskan menghentikan Ligue 1 dan Ligue 2 musim 2019/20 karena pemerintah Prancis baru mengizinkan aktivitas olahraga digelar kembali pada September.

-----

Simak panduan lengkap corona di Pusat Informasi Corona. Yuk, bantu donasi atasi dampak corona.