Madrid yang Terluka adalah Madrid yang Berbahaya

Santiago Solari memiliki misi berat sebagai pelatih pengganti Julen Lopetegui di Real Madrid. Mantan pelatih Real Madrid Castilla ini harus mengubah peruntungan Los Blancos, yang telah 5 kali kalah dalam 7 laga terakhirnya di ragam kompetisi.
Dalam kurun waktu tersebut, nampak jelas betapa buruknya Madrid dalam urusan bertahan dan menyerang. Mereka telah kebobolan 13 gol dan hanya mencetak 4 gol. Teraktual, Gareth Bale dan kolega tertunduk lesu usai kalah 1-5 dari rival terhebat mereka, Barcelona, di Camp Nou, Minggu (28/10/2018).
Namun, misi berat ini tak membikin Solari gentar. Dalam wawancara perdananya sebagai pelatih Madrid, sosok kelahiran Rosario, Argentina, ini yakin jika Madrid yang terluka adalah Madrid yang berbahaya.
“Mereka, para pemain Madrid, tengah terluka. Tapi, mereka siap mengubah nasib mereka sendiri,” kata Solari, yang dahulu juga membela Madrid sebagai pemain dalam lima musim terhitung sejak musim panas 2000, dilansir Goal International.
“Apalagi, tim ini berisi sekumpulan jawara, sekumpulan pekerja keras yang telah menangi ragam gelar. Situasi seperti ini tak mudah, tapi saya yakin karakter mereka yang sesungguhnya akan terlihat dalam situasi macam ini,” lanjutnya.
Di kesempatan yang sama, Solari mendapatkan pertanyaan perihal masa depannya di Madrid. Pertanyaan ini berakar dari rumor yang menyebut jika kehadiran Solari merupakan solusi jangka pendek dari manajemen. Lantas, apa respons Solari atas pertanyaan itu?

Dengan tenang, Solari menyebut jika dia tak begitu merisaukan masa depannya di Madrid. Karena yang ada di kepalanya saat ini, adalah memenangi tiap laga yang dijalani Madrid.
“Saya akan mencoba semaksimal saya, karena kali ini saya mendapatkan kesempatan hebat di klub yang hebat pula. Saya tak hanya mengatakannya karena saya telah menjadi pelatih tim utama Madrid, melainkan karena saya pernah berkeringat ketika masih menjadi pemain klub ini,” kata pelatih berusia 42 tahun itu.
“Madrid lebih besar daripada siapa pun dan saya ingin menjadi bagian dari tim ini. Oh, ya, saya di sini untuk memenangi pertandingan sebanyak mungkin. Sesederhana itu,” jelas Solari.
Solari akan melakoni laga debutnya sebagai pelatih Madrid dalam laga Copa del Rey melawan Melilla di Alvarez Claro, Kamis (1/11/2018) dini hari WIB. Bisakah Madrid yang diharapkan Solari muncul dalam laga tersebut? Menarik ditunggu.
