Kumparan Logo

Malunya Neymar: Niat Pamer Trik di Liga Champions, Malah Gagal Total

kumparanBOLAverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pemain Paris Saint-Germain (PSG) Neymar berebut bola dengan pemain Manchester City Bernardo Silva pada pertandingan Grup A Liga Champions di Parc des Princes, Paris, Prancis. Foto: Gonzalo Fuentes/ REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Pemain Paris Saint-Germain (PSG) Neymar berebut bola dengan pemain Manchester City Bernardo Silva pada pertandingan Grup A Liga Champions di Parc des Princes, Paris, Prancis. Foto: Gonzalo Fuentes/ REUTERS

Bintang Paris Saint-Germain (PSG), Neymar, mencoba pamer trik rainbow flick kala timnya menjamu Manchester City di Liga Champions, Rabu (29/10) dini hari WIB.

PSG berhasil menggilas wakil Inggris tersebut dengan skor 2-0. Dua gol tersebut dicetak oleh Idrissa Gueye pada menit ke-8 dan melalui pemain anyar berpredikat mega bintang mereka, Lionel Messi.

Pada laga tersebut, Neymar berusaha melewati pemain Man City, Riyad Mahrez, dengan pamer trik rainbow flick tetapi usaha itu gagal total.

Kejadian tersebut terjadi di Parc des Princes pada menit ke-15, tak lama setelah PSG memecah kebuntuan melalui gol Gueye. Wajah penyerang berpaspor Brasil itu terlihat memerah saat Mahrez berhasil merebut bola kembali dari penguasaan pemain PSG tersebut.

Sederhananya, rainbow flick adalah trik yang dilakukan pesepak bola dengan mengapit bola di antara kedua kakinya yang kemudian berupaya mendorongnya ke depan untuk melewati kepala lawannya.

X post embed

Trik rainbow flick ala Neymar di laga PSG vs Man City hadir hanya enam hari selepas kompatriotnya di Brasil, Luis Paqueta, diberi kartu kuning setelah melakukan hal serupa dalam pertandingan Ligue 1.

Trik itu diketahui dilarang dalam sepak bola Prancis. Neymar pun sempat mengungkapkan kekecewaannya atas apa yang diterima Paqueta.

“Episode ini sangat, sangat menyedihkan, menerima kartu kuning karena menggiring bola,” tulis Neymar di Instagram.

“Gerakan teknis adalah solusi, di mana pun itu terjadi dan tidak peduli menit apa pun itu dilakukan,” lanjutnya.

Sebelumnya, Neymar pernah diganjar kartu kuning akibat melakukan skill serupa. Kejadian itu terjadi musim lalu kala Les Parisien melibas Montpellier 5-0.

Pemain Paris St Germain Neymar duel dengan pemain Olympique Lyonnais Xherdan Shaqiri saat pertandingan di Parc des Princes, Paris, Prancis. Foto: Benoit Tessier/Reuters

Neymar melakukan rainbow flick untuk melewati Arnaud Souquet, namun hal itu dinilai wasit Jerome Brisard telah mempermalukan pemain lawan. Neymar pun memperotes keputusan itu dan wasit langsung memberikan kartu kuning kepadanya.

“Hal yang sama terjadi pada saya musim lalu. Tahun ini, itu terjadi pada Paqueta. Sejujurnya, saya tidak mengerti alasannya. ‘Joga Bonito’ yang terkenal itu sudah mati. Nikmati selagi masih ada," tandasnya.

Penulis: Ahmad Zilky