Manajemen GBK Beberkan Kondisi Rumput Terkini: Tak Ada Hambatan Recovery

Pusat Pengelolaan Kompleks Gelora Bung Karno (PPKGBK) memberikan pernyataan resmi perkembangan kondisi terkini Stadion Utama GBK (SUGBK). Sebelumnya, rumput dikhawatirkan tidak ideal karena dipakai konser musik pada 18 Mei. Manajemen menegaskan tak ada hambatan proses recovery dan diharapkan kondisi rumput akan mencapai 80% seminggu ke depan.
Timnas Indonesia bakal melakoni dua laga terakhir Ronde Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026. Pertandingan melawan Irak akan dihelat pada 6 Juni 2024, sedangkan Filipina bakal digelar pada 11 Juni 2024.
Pada Minggu (19/5), berdasarkan pantauan kumparan, kondisi rumput GBK tampak terlihat bekas tapak dan agak gompal di beberapa sisi. Namun pada Rabu (22/5), PPKGBK menegaskan bahwa kondisi rumput baik-baik saja. Mereka berkomitmen untuk terus mengusahakan agar rumput stadion ideal saat hari pertandingan.
“Sebagai bentuk dukungan manajemen terhadap prestasi olahraga nasional di mata dunia, kami akan terus berupaya dan berkomitmen penuh untuk menjaga kualitas venue SUGBK hingga mencapai kondisi ideal sesuai standar yang ditetapkan,” Direktur Umum PPKGBK, Bapak Hadi Sulistia, dalam keterangan resminya.
Lebih lanjut, manajemen GBK akan terus melakukan koordinasi dengan PSSI selama proses pemeliharaan rumput berlangsung. Tidak hanya itu, PSSI juga telah dijadwalkan akan kembali melakukan peninjauan lapangan dan melakukan verifikasi terhadap kesiapan venue SUGBK secara resmi dalam beberapa hari ke depan.
Berikut ini pernyataan resmi PPKGBK kepada awak media pada Rabu (22/5) tentang kondisi rumput usai konser:
Kondisi rumput lapangan setelah pemakaian konser musik internasional tetap baik. Secara visual memang terlihat ada bekas tapak, namun kondisi tersebut merupakan hal yang wajar karena selama kegiatan musik seluruh area rumput lapangan SUGBK dalam kondisi terlindungi dengan durasi penutupan yang lebih pendek dan dengan menggunakan penutup rumput (grass cover) terbaik yang berstandar internasional.
Manajemen GBK telah menerapkan ketentuan penanganan rumput lapangan pada saat kegiatan konser musik internasional yang diselenggarakan di SUGBK sesuai dengan prosedur dan standar yang berlaku. Pertama, penutupan rumput lapangan SUGBK telah menggunakan penutup/pelindung rumput dengan standar tertinggi di dunia yang juga dipergunakan di stadion ternama termasuk Wembley Stadium. Kedua, pascakegiatan, penutup/pelindung rumput diwajibkan untuk segera dibuka, sehingga durasi penutupan rumput lebih pendek dari batas waktu maksimal masa penutupan rumput sebagaimana yang telah dilakukan pada saat pengujian.
Setelah pelindung rumput dibuka, tim pengelola rumput langsung melakukan perawatan intensif sesuai standar operasional yang telah ditetapkan. Ketiga, panggung/stage utama pertunjukan dibangun di luar area lapangan sehingga tidak terjadi beban yang berlebihan pada rumput.
Sebagai tindak lanjut dari pengelolaan rumput lapangan SUGBK, berdasarkan Standar Operasional Prosedur terbaru yang berlaku sejak April 2024, pengelolaan rumput SUGBK dikelola langsung oleh PPKGBK dengan komunikasi dan masukan langsung dari PSSI, serta dukungan dari ahli rumput profesional. Proses pemeliharaan dilakukan sangat detail, termasuk di antaranya pengecekan warna daun, tingkat keasaman (PH) tanah, pemupukan, penyiraman, hingga potensi hama dan penyakit.
Berdasarkan verifikasi PSSI sebelum kegiatan konser musik internasional, kondisi rumput sudah mendekati 80%, jauh lebih baik dibandingkan pada saat pertandingan Kualifikasi Piala Dunia pada Maret lalu. Sejauh ini, tidak ada hambatan yang mengganggu proses recovery. Melihat upaya dan perkembangan tersebut, diharapkan kondisi rumput akan segera mencapai sekitar 80% dalam seminggu ke depan. Proses pemeliharaan masih akan terus menerus dilakukan selama 24 jam setiap harinya untuk mencapai level ideal.
