Kumparan Logo

Mari Kembali Berdendang untuk Will Grigg yang 'On Fire'

kumparanBOLAverified-green

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Will Grigg merayakan gol. (Foto: Reuters/Carl Recine)
zoom-in-whitePerbesar
Will Grigg merayakan gol. (Foto: Reuters/Carl Recine)

"Will Grigg's on fire, your defence is terrified, Will Grigg's on fire."

Lagu itu sudah lama tidak terdengar, tepatnya sejak Euro 2016 silam. Itu adalah Piala Eropa pertama untuk Irlandia Utara sepanjang sejarah dan kala itu suporter Wigan Athletic berharap banyak agar penyerang kesayangan mereka, Will Grigg, bisa berbuat banyak mewakili The Boys in Green.

Salah satu suporter Wigan yang bernama Sean Kennedy kemudian mengorup lagu milik penyanyi Italia, Gala, berjudul 'Freed from Desire' dan mengganti liriknya dengan puja-puji untuk Grigg. Lagu itu pun viral dan akhirnya menjadi anthem tidak resmi suporter Irlandia Utara pada Euro 2016 tersebut.

Harapan Kennedy dan seluruh pendukung Wigan kala itu tidak berlebihan. Pasalnya, Grigg mengakhiri musim 2015/16 dengan catatan fantastis. 25 gol berhasil dicetaknya kala itu untuk menjadi topskorer League One. Tak cuma itu, pemain kelahiran 1991 tersebut juga dinominasikan untuk menjadi pemain terbaik Eropa.

Namun, Euro 2016 tidak berjalan sesuai harapan Grigg maupun suporter Wigan. Pelatih Michael O'Neill kala itu lebih memilih Kyle Lafferty untuk menjadi ujung tombak tim. Ketika Laffery mejan, pilihan kedua jatuh pada Conor Washington. Grigg pun mengakhiri turnamen tanpa menitikkan keringat sama sekali.

Hampir dua tahun sejak lagu 'Will Grigg's on Fire' itu berkumandang, tiba-tiba saja ia menjadi relevan kembali. Pentasnya memang tak sebesar Piala Eropa, tetapi Piala FA tetap saja tak bisa dipandang sebelah mata. Turnamen ini adalah satu-satunya turnamen mayor yang mampu dijuarai oleh Wigan dan oleh karenananya, seharusnya ajang ini punya arti spesial bagi segenap elemen The Latics.

Pada Selasa (20/2/2018) dini hari WIB di DW Stadium, Wigan kedatangan tamu spesial, Manchester City. Kebetulan, City adalah lawan yang dikalahkan Wigan pada final 2013 silam. Kebetulan pula, City saat ini begitu dominan di Premier League. Bahkan, saking sulitnya City dikalahkan, wacana untuk merengkuh quadruple pun mengemuka.

Will Grigg mencetak gol ke gawang City. (Foto: Reuters/Andrew Yates)
zoom-in-whitePerbesar
Will Grigg mencetak gol ke gawang City. (Foto: Reuters/Andrew Yates)

City boleh berencana, tetapi Grigg yang on fire punya rencana lain. Lewat gol tunggalnya pada menit ke-79, Grigg mampu menyingkirkan City dari Piala FA.

Seusai laga, manajer The Citizens, Pep Guardiola, mau tak mau menyelamati lawannya tersebut.

"Selamat untuk Wigan atas kemenangannya, (walaupun) mereka cuma punya satu upaya tepat sasaran," ujar Guardiola.

Ya, satu upaya tepat sasaran dan bergetarlah jala gawang Claudio Bravo. Di sini, Grigg mengingatkan dunia bahwa dirinya bukanlah sensasi dunia maya semata. Di kehidupan nyata, dia bisa membuat salah satu tim terkuat di dunia bertekuk lutut. Catatan golnya ke gawang tim enam besar Premier League pun kini lebih banyak dibanding Romelu Lukaku.

Maka dari itu, mari kita semua merayakan keberhasilan ini dengan berdendang bersama. "Will Grigg's on fire, your defence is terrified, Will Grigg's on fire."

embed from external kumparan