kumparan
4 Agu 2019 14:40 WIB

Mbappe Tak Ingin Neymar Tinggalkan PSG

Neymar dan Kylian Mbappe di laga PSG vs Liverpool pada penyisihan Grup C Liga Champions 2018/19. Foto: Reuters/Carl Recine
Benar adanya Paris Saint-Germain (PSG) berhasil menyegel titel Piala Super Prancis 2019 melalui kemenangan 2-1 atas Stade Rennes di Longgang Stadium, China, Sabtu (3/8/2019). Meski begitu, Neymar Junior terlihat ogah-ogahan untuk turut berbahagia dengan pencapaian timnya.
ADVERTISEMENT
Ya, ini semua masih memiliki hubungan dengan keinginan eks andalan Santos itu untuk meninggalkan PSG. Kabarnya, kubu Les Parisien telah menurunkan harga Neymar dari 220 juta euro ke 180 juta euro. Masalahnya, angka ini masih terasa mahal bagi klub-klub top Eropa seperti Barcelona.
Dengan begitu, tidak ada pilihan lain bagi Neymar saat ini. Sempat mangkir dari sesi latihan, penyerang berusia 27 tahun itu kembali menjalani latihan bersama tim utama PSG pada Kamis (1/8). Walau begitu, Neymar tak bisa tampil saat melawan Rennes karena masih menjalani hukuman akumulasi kartu.
Maka, duduklah Neymar di kursi VVIP bersama sejumlah pemain-pemain PSG yang tak tampil -- seperti Jese Rodriguez. Di menit ke-73, Angel Di Maria berhasil menambah keunggulan PSG 2-0 via sepakan tendangan bebas. Namun, saat rekan-rekan di sekitarnya merayakan gol itu, Neymar malah memasang muka masam.
ADVERTISEMENT
Keengganan Neymar untuk turut berbaur dengan skuat PSG makin terlihat setelah laga usai. Dia tampak berusaha menyingkir dari pesta juara timnya sendiri. Marco Verratti dan Kylian Mbappe menyadari sikap Neymar ini.
Berkali-kali keduanya menarik Neymar untuk turut berpesta bersama. Dan pada akhirnya, Neymar pun mau.
“Semua orang sudah tahu situasinya (Neymar) saat ini. Tentu saja saya ingin dia bertahan. Saya sudah bicara dengannnya. Dia pun sudah tahu pandangan saya terhadapnya. Dia juga sudah tahu respons saya terhadap situasinya,” ucap Mbappe tak lama setelah kejadian itu, dikutip dari BeIN Sports.
“Namun, apapun yang terjadi kelak, saya yakin hubungan kami bakal baik-baik saja. Karena hubungan kami dilandasi dengan kejujuran dan rasa hormat. Dia tahu juga bahwa saya menghormati dan mengaguminya,” imbuh eks pemain AS Monaco itu.
ADVERTISEMENT
Di sisi lain, Thomas Tuchel menolak anggapan Neymar tak bahagia di PSG. Malah, pelatih PSG ini merasa Neymar masih antusias mengikuti ragam aktivitas tim.
"Sebelumnya, Neymar berlatih dengan sangat baik. Seperti biasanya saja, seperti selayaknya pemain top. Mood-nya saat ini masih sangat bagus. Dia nampaknya bakal tetap bersama kami, dan itu bagus," ucap eks pelatih Borussia Dortmund itu.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan