McMenemy Tak Pedulikan Peringkat Klub dalam Memanggil Pemain

Sebanyak 25 pemain dipanggil Simon McMenemy untuk menjalani pemusatan latihan Timnas Indonesia mulai 1 sampai 16 Oktober. Pemusatan latihan tersebut difokuskan untuk melakoni dua laga Kualifikasi Piala Dunia 2022 kontra Uni Emirat Arab (10/10/2019) dan Vietnam (15/10/2019).
McMenemy merombak timnya lewat pemanggilan kali ini. Di sektor penjaga gawang, ia mendepak Awan Setho dan Angga Saputra. Posisi keduanya digantikan Wawan Hendrawan dan Muhammad Ridho. Sementara, Andritany Ardhyasa tetap dipertahankan.
Kehadiran Wawan dan Ridho membuat McMenemy sedikit tenang. Pasalnya, Andritany mendapat sorotan buruk di dua laga Kualifikasi Piala Dunia 2022 sebelumnya kontra Malaysia dan Thailand.
Wawan digadang-gadang bisa menggantikan posisi Andritany saat Indonesia bertemu Uni Emirat Arab (UEA) dan Vietnam. Statistik Wawan bersama Bali United tak main-main. Ia tampil di seluruh pertandingan Serdadu Tridatu dan mencatatkan sembilan clean sheet.
Meski demikian, McMenemy enggan membeberkan siapa yang akan mengawal gawang 'Garuda' nanti. "Wawan sama bagusnya seperti Andritany dan Ridho. Soal peluang, semuanya punya peluang sama untuk bermain,” ujar McMenemy dalam sesi pemusatan hari pertama, Rabu (2/10/2019).
Bergeser ke pos pemain belakang, McMenemy kedatangan I Putu Gede, Abduh Lestaluhu, dan Rezaldi Hehanusa. Sang pelatih kepala juga tak lagi memanggil Yustinus Pae, Johan Alfarizi, Andika Wijaya, dan Victor Igbonefo.
Sementara, untuk Otavio Dutra pintu masih terbuka. Pada pemusatan latihan edisi pertama Dutra juga dipanggil, tapi tak bisa dimainkan karena proses naturalisasinya belum kelar.
Sekarang, bek 34 tahun itu sudah resmi menjadi warga negara Indonesia (WNI). Hanya, ia masih mengurus paspor Indonesia sebagai persyaratan bisa membela timnas.
“Masih menunggu (Dutra). Ya, kami lihat nanti. Saya tahu bahwa dia sudah mendapat KTP dan menjalani sumpah (sebagai WNI). Mungkin tinggal menunggu paspornya saja,” kata McMenemy.
Lalu, sektor lapangan tengah juga ikut dirombak McMenemy. Ia memanggil Arthur Bonai, Riko Simanjuntak, Hanif Sjahbandi, Dendi Santoso, Bayu Pradana, Wawan Febrianto, dan Novri Setiawan. Namun, nama terakhir masih belum jelas karena dikabarkan cedera.
Ketujuh nama itu menggantikan empat nama yang sebelumnya dipanggil, yaitu Rizky Pora, Rizky Pellu, Irfan Jaya, dan Greg Nwokolo.
“Pemain baru masih butuh adaptasi. Namun, saya senang latihan hari ini karena Wawan Febrianto mencetak gol. Dendi juga punya pengalaman main di timnas sebelumnya dan tentunya Arema FC. Tujuan saya memanggil pemain baru untuk memberi penyegaran,” ujar McMenemy.
Pemanggilan pemain kali ini sempat menuai tanda tanya. Pasalnya, tak ada penggawa Persib dan PSM di dalam skuat.
Peringkat klub di Liga 1 pun dijadikan alasan menyudutkan pilihan McMenemy. Saat in, PSM (peringkat 9) dan Persib (11) punya peringkat lebih baik ketimbang Persija (14)—salah satu klub penyumbang pemain ke timnas terbanyak.
McMenemy langsung membantah tegas bahwa pemilihan pemain tak berdasarkan peringkat klub, melainkan kebutuhan tim.
“Saya tidak ada urusan politik atau pribadi dengan klub atau fans klub. Saya hanya melihat pemainnya saja. Saya mengambil pemain yang dibutuhkan tim. Saya senang melihat Persib bermain, tapi ini urusan pemain. Omongan orang di luar itu tidak benar,” tegas McMenemy.
